Warga Pasir Pogor Cijeruk Tolak Wisata Perkemahan Bukit Alesano

Oleh :
Warga Pasir Pogor Cijeruk Tolak Wisata Perkemahan Bukit Alesano

Transbogor.co- Warga Kampung Pasir Pogor, RT 04/RW 07, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, menolak keberadaan tempat wisata perkemahan Bukit Alesano.

Penolakan warga sekitar sangatlah beralasan. Sebab, warga kerap menemukan barang bukti bahwa tempat tersebut sering dijadikan lokasi mesum, seperti menemukan alat kontrasepsi berupa kondom sehingga warga tak ingin kampungnya terkena sial.

Tidak hanya itu, keberadaan tempat wisata yang berdekatan dengan Balai Embrio Ternak (BET) itu pun belum mendapat izin warga. “Kami telah sepakat menolak keberadaan wisata Perkemahan Bukit Alesano,” ujar Duloh, warga Kp. Pasir Pogor kepada wartawan, Ahad (20/11/2016).

Sebagai bentuk penolakan, warga setempat akan mendatangi Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika), dan meminta objek wsiata Bukit Alesano ditutup, sehingga kampungnya tidak terkena sial, akibat pasangan mesum yang mengotori kampung mereka. Kata dia, penolakan itu merupakan hasil rapat warga Kampung Pasir Pogor dengan para tokoh masyarakat dan agama.

“Kami telah berkumpul dengan tokoh agama dan masyarakat agar tempat itu ditutup, karena kami takut akan akibat dari perbuatan oknum remaja yang bukan suami istri berbuat zinah di tempat kami dengan alasan mau camping, kami takut terkena karma akibat perbuatan mereka,” ungkapnya.

Sementara itu, Fahmi, salah satu pengunjung ke lokasi wisata Bukit Alesano asal Jakarta mengaku, ketertarikannya datang ke tempat perkemahan ini berawal dari internet. Sebab, panoramanya indah, serta udaranya sejuk..

“Kami baru kali ini ke Bukit Alesano, ternyata memang tempatnya indah. Ya, saya datang bersama pasangan saya” ujar Fahmi, salah satu pengunjung yang berhasil diwawancarai.

Lanjut dia, hanya membayar Rp15 ribu, dia dan pasanganya bisa menikmati indahnya Bukit Alesano. Sementara, untuk yang ingin berkemah di lokasi ini, satu orang harus membayar sebesar Rp20 ribu.

Terpisah, Camat Cijeruk, Hidayat Saputradinata mengatakan, tentunya persoalan warga Kampung Pasir Pogor dengan tempat wisata Bukit Alesano harus ditindaklanjuti. Bahkan, camat pun akan memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) untuk melakukan operasi ke lokasi tersebut.

Tidak hanya itu, dia pun akan mengundang pengelola tempat wisata Bukit Alesano. “Kami akan lakukan operasi ke lokasi wisata itu, dan memanggil pengelolanya,” tukas Hidayat saat dihubungi melalui sambungan telepon, Ahad (20/11/2016) malam tadi.

 

Reporter: Sabastian

Editor      : Arief Pramana