Musprovlub Langgar AD/ART,Pertina Kabupaten Bogor Akui Kepengurusan Neneng Sumiati

Oleh :
Musprovlub Langgar AD/ART,Pertina Kabupaten Bogor Akui Kepengurusan Neneng Sumiati

Transbogor.co- Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Bogor, akan tetap berpegang teguh pada aturan, dan SK kepengurusan Pertina Jawa Barat yang dipimpin Neneng Sumiati. Karena, sampai saat ini Pertina Kabupaten Bogor masih mendukung, serta mengakui kepengurusan Neneng Sumiati sebagai Ketua Pertina Jabar hingga masa jabatan 2019 mendatang.

Wakil Ketua Pertina Jabar, yang juga menjabat sebagai Ketua Pertina Kabupaten Bogor, Joko Pitoyo mengatakan, jika Pertina Kabupaten Bogor masih tetap mengakui Ketua Pertina Jabar, Neneng Sumiati, sebagi Ketua Pertina Jabar, karena memang sampai saat ini masih menjabat, dan tidak ada kata dualisme bagi Pertina Kabupaten Bogor.

“Tidak ada alasan, bagi kami untuk tidak mendukung Ibu Neneng Sumiati sebagai Ketua Pertina Jabar, yang sah, dan sesuai dengan SK dari PB Pertina Pusat yang ditandatangani oleh Ketua Umum Pertina Pusat, Brigjen (Pol) Jhony Asadoma,” ujar Joko Pitoyo, di Cibinong, Kamis (16/2/2017).

Dijelaskan Joko Pitoyo, jika acara Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Pertina Jabar yang belum lama ini digelar beberapa Pengcab Pertina melanggar aturan Anggaran Dasar/Anggarab Rumah Tangga (AD/ART). Karena, secara jelas acara tersebut tidak dihadiri oleh pengurus, atau Ketua Umum Pertina Pusat maupun pengurus, serta Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jabar.

Artinya, jelas ini melanggar AD/ART. Terlebih, Kabupaten Bogor termasuk dari 17 Pengcab Pertina yang mendukung Musprovlub itu, tidak benar. “Dari 17 Pengcab Pertina tersebut, Kabupaten Bogor tidak ikut serta maupun memberikan pernyataan untuk Musprovlub. Karena kami masih mendukung Ibu Neneng Sumiati yang secara resmi masih memegang SK dari PP Pertina, sebagai Ketua Pertina Jabar,” tegas Joko Pitoyo.

Secara prestasi Pertina, Neneng Sumiati, lanjut Joko, Jabar mampu menjadi juara umum pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016. Bahkan, selama kepemimpinannya, Pertina Jabar sudah dua kali Jabar menggelar event Sarung Tinju Emas (STE) di era Neneng Sumiati.

Selain itu, di era Neneng Sumiati juga, Jabar menjadi tuan rumah Mukernas Tinju, di Hotel Olimpic, Sentul, belum lama ini. Itu sebuah bukti nyata kalau Pertina Jabar di bawah komando Neneng Sumiati sudah bekerja, dan berprestasi.

“Saya minta jangan sampai hal-hal yang ada di luar Pertina dibawa bawa atau dijadikan sebuah pembenaran yang bisa menimbulkan kebohongan publik. Justru sebaliknya, saya lebih senang membahas prestasi, dan mempersiapkan atlet tinju, untuk diturunkan pada PON Papua 2020 mendatang,” tukas Joko Pitoyo.

Kalau tidak ada halangan, dalam waktu dekat ini, sambung Joko Pitoyo, segera mengadakan rapat konsolidasi dengan Pengcab Pertina, guna membahas kemajuan tinju Jabar.

“Kita akan mengadakan rapat konsolidasi, dengan pengurus Pertina Jabar maupun Pengcab, guna membahas program kerja ke depan, terlebih persiapan untuk mempertahankan gelar juara umum tinju, di PON 2020 mendatang. Karena ini, yang lebih menarik dibandingkan membahas tentang pembohongan publik,” pungkasnya.

 

Reporter & Editor: Sabastian