Minim, Fasilitas Pendukung Pendidikan SMK

Oleh :
Minim, Fasilitas Pendukung Pendidikan SMK

Kompetensi sebagian lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) belum bisa memenuhi standar pasar kerja karena fasilitas pendukung pendidikannya masih terbatas, kata Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Larso Marbun, Senin.

Ia mengatakan pemerintah dan instansi pendidikan belum bisa mengatasi masalah keterbatasan sarana penunjang kegiatan belajar di sebagian besar SMK.

Selain itu, ia menjelaskan, masih ada aturan yang menyebabkan bantuan pemerintah untuk sekolah kejuruan swasta terbatas meski pemerintah telah mengalokasikan dana untuk subsidi pendidikan.

"Kalau peraturan pembatasan penyaluran dana tersebut belum diubah, penyediaan sarana pada sekolah swasta menjadi sulit, sehingga tidak merata," katanya.(Antara)