Presiden Minta Bandara Sukabumi Dibangun 2019

Oleh :Adi on
Presiden Minta Bandara Sukabumi Dibangun 2019
Transbogor.co - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan bandara udara Sukabumi mulai akan dibangun tahun 2019 mendatang. Pentingnya keberadaan bandara di daerah ini mengingat wilayah Sukabumi memiliki potensi besar untuk perekonomian.

"Bandara tahun depan di Sukabumi dimulai (pembangunan) juga," kata Jokowi usai peresmian Tol Bocimi seksi I, Sabtu (1/12/2018).

Namun Jokowi belum mau menyebut di mana tepatnya lokasi pembangunan bandara tersebut.

"Udah, nggak usah ditunjukin sebelah mana, tahun depan dimulai. Teknisnya nanti," kata dia.

Sebelumnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan pembangunan Bandara Sukabumi, Jawa Barat dimulai awal 2019. Bandara tersebut rencananya dibangun di kawasan Cikembar, Sukabumi.

Pembangunan bandara yang sudah dimulai pembebasan lahannya menelan dana hingga Rp 400 miliar. Sumber pendanaan tersebut berasal dari APBN dan APBD.

"30% Pemda, 70% APBN. Rp 300-400 miliar lah," ujar Budi.

Rencananya, bandara ini nantinya dikelola lebih dulu oleh Kementerian Perhubungan. Bandara ini didesain dengan panjang runway hingga 2.000 meter.

Pembangunan bandara di Sukabumi dilakukan sebagai upaya menggenjot pembangunan infrastruktur di Jawa Barat bagian selatan.

Selain bandara, reaktivasi rel kereta api Sukabumi-Bandung juga dilakukan untuk mempermudah mobilisasi warga Jawa Barat.

Namun demikian,beberapa waktu lalu pemerintah Provinsi Jawa Barat telah melakukan survey untuk lokasi Bandara Sukabumi. Dari hasil kajian sementara lokasi tersebut berada di Kecamatan Cikembar. Proyek ini semula  ditarget rampung pada tahun 2021-2022. Prosesnya masih menunggu pembebasan lahan oleh Pemprov Jabar.

"Saya bicara dengan Pak Gubernur (Pj. M Iriawan), kemarin gubernur baru ke Cikembar. Melihat lokasinya, pemerintah daerah akan membebaskan lahan pembangunan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di Sukabumi, Jabar, pada 2 Agustus 2018 lalu.

Budi sudah memproyeksi anggaran yang diperlukan untuk membangun bandara tersebut.

"Proyeksi anggaran kira-kira Rp 300 hingga Rp 400 miliar," ucapnya.

(adi/dtk)