Ada Pertunjukan Japanese Traditional Dance Di Bonenkai Festival

Oleh :Adi on
Ada Pertunjukan Japanese Traditional Dance Di Bonenkai Festival
Transbogor.co - Wali Kota Bogor Bima Arya menghadiri Bonenkai Festival yang digelar untuk ke 13 kalinya di Hotel Salak The Heritage, Bogor tengah, Kota Bogor, Sabtu (12/1/2018). Kegiatan yang digagas Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor dan Lembaga Keterampilan dan Pelatihan BHI itu menampilkan berbagai hal yang berkaitan dengan Jepang, mulai dari kesenian, kebudayaan, kuliner hingga hiburan.

Menurut Koordinator Acara Bonenkai Festival 2019, Rahmat, sejak pertama kali digelar pada 2006 lalu, event tersebut terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahunnya, mulai dari jumlah pengunjung hingga pengisi acara yang kian beragam.

“Dominan pengunjung yang hadir merupakan kawula muda di Bogor dan sekitarnya. Dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, terlebih setelah mendapatkan perhatian khusus dari Pemkot Bogor dan Wali Kota Bogor Bima Arya,” ungkap Rahmat.

Ia menjelaskan, Bonenkai tahun ini diselenggarakan dua hari sejak 12-13 Januari 2019.

“Ada pertunjukan-pertunjukan kebudayaan Jepang, bazar pernak pernik, bazar makanan khas Jepang, dan ada penampilan bintang tamu yang pastinya keren-keren. Tak ketinggalan juga ada kompetisi Cosplay, Manga hingga Rame Battle,” bebernya.

Di Bonenkai Festival, pengunjung bisa menikmati pertunjukan Japanese Traditional Dance, ikut menari Bon Odori hingga merasakan seramnya Sadako House. Selain itu, pengunjung juga bisa berfoto ala-ala Jepang dengan baju Yukata.

Untuk bintang tamu, penyelenggara menampilkan Taiko Okinawa, Tabi Dance, Sacos Art, DDMxMonolite, HIMJA Pakuan, RDC, Rozen Girls, Echow, Arigachuu dan XO-Dance.

Tidak hanya Kebudayaan Jepang, Bonenkai Festival juga tetap menjaga kebudayaan Indonesia dengan menampilkan penampilan dari Carnisya, Panglipur Lara, dan Mojang Geulis sebagai penampil kebudayaan Indonesia.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara, bahkan tak segan Bima merasa kaguman terhadap budaya Jepang.

"Bukan tanpa alasan jika saya mengagumi dan menyukai budaya Jepang. Fighting spirit, keuletan, rajinnya, serius, dan totalitasnya orang Jepang itu luar biasa,” ujar Bima Arya.

Bima berharap para peserta festival yang merupakan para pelajar dan mahasiswa ini dapat mencontoh kehebatan, semangat, dan etos kerja orang Jepang yang luar biasa.

"Jadi bukan hanya budaya, karya, dan tidak sekedar hura-huranya saja, tapi juga mampu menginspirasi kita semua khususnya bagi anak muda Kota Bogor melalui kehebatan yang dimiliki orang Jepang. Jadi tidak sekedar aspek budaya tapi juga kultur dan karakternya,” kata Bima.

Kota Bogor, lanjut Bima, memiliki hubungan yang sangat spesial dengan Jepang. Salah satunya dengan dijalinnya kerjasama dengan kota Kisarazu dan prefektur Hiroshima.

 “Kerjasama tersebut dalam beberapa bidang, diantaranya kebudayaan, pertanian, teknologi dan pengolahan sampah,” tutupnya.

(adi)