Habisi Suami dan Anak Tiri, Ternyata Satu Pembunuh Bayaran Batal Direkrut Aulia karena Kesurupan

Oleh :Arif Pramana
Habisi Suami dan Anak Tiri, Ternyata Satu Pembunuh Bayaran Batal Direkrut Aulia karena Kesurupan

Transbogor.co- Sebelum tersangka Aulia Kesuma alias AK merencanakan pembunuhan dengan mengambil jus serta minuman keras (miras) di Apartemen Kalibata City, ternyata ia terlebih dahulu ke depan Taman Makam Pahlawan.

Dalam reka ulang yang digelar Polda Metro Jaya, Kamis (5/6/2019) terungkap tujuannya adalah AK menemui tersangka A dan S yang baru tiba dari Lampung. Tidak sendirian, AK turut ditemani oleh suami mantan asisten rumah tangga (ART), RD dan AP. Adapun AP merupakan salah satu orang yang hendak direkrut untuk menjadi eksekutor oleh AK.

“Namun karena di tengah jalan mengalami kesurupan, akhirnya AP tidak jadi ikut dengan A dan S untuk mengeksekusi,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto.

Begitu tersangka AK, RD, AP telah bertemu dengan tersangka A dan S, mereka pun menuju Hotel OYO di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Mereka mengambil kunci apartemen milik KV dan melanjutkan perjalanan menuju Apartemen Kalibata City.

Namun dalam perjalanan, mereka sempat membeli obat nyamuk di Toko Klontong Semeru Jalan Pengadegan Selatan, Jakarta Selatan. Obat nyamuk nantinya akam digunakan untuk membakar rumah milik Edi di Lebak Bulus.

Setelah membeli obat nyamuk, mereka melanjutkan perjalan ke Apartemen Kalibata City. Di sana, AK bertemu dengan KV alias GK untuk membicarakan rencana pembunuhan bersama RD, A dan S. Selain itu, mereka juga membeli handuk kuning dan mengambil jus serta miras di apartemen KV.

Begitu rencana pembunuhan dan sejumlah kebutuhan untuk eksekusi selesai, AK, KV, A dan S pergi ke kediaman Edi. Di mana tempat itu dijadikan sebagai lokasi pembunuhan terhadap ayah dan anak, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54), M. Adi Pradana alias Dana (23). Sedangka AP dan RD yang hingga kini masih dalam pencarian polisi, kembali ke Hotel OYO akibat AP kesurupan.

Seperti diketahui, dua jasad korban ayah dan anak, ditemukan dalam sebuah mobil terbakar di Jalan Cidahu-Parakansalak, Kampung Bondol, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (25/8/2019) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kedua jasad ini ditemukan oleh sejumlah warga, setelah api yang membakar minibus Toyota Calya berpelat nomor B 2983 SZH itu mulai mengecil.

AK sengaja menyewa orang untuk menghabisi nyawa suami dan anak tirinya itu karena masalah utang dan rumah tangga. Selanjutnya pada Senin (26/8/2019) malam, polisi pun menangkap AK di Jakarta. Sedangkan pelaku lainnya, KV alias GK, masih dalam perawatan di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Dua tersangka lainnya yakni A dan S telah ditangkap di Lampung Timur. Akibat perbuatannya, keempat tersangka disangkakan dengan Pasal 340 KUHP, dengan ancaman penjara seumur hidup dan atau hukuman mati.

 

Sumber : Poskota