Ingat Nih,Bima Arya Minta Camat dan Lurah Setiap Hari di Lapangan

Oleh :Arif Pramana
Ingat Nih,Bima Arya Minta Camat dan Lurah Setiap Hari di Lapangan

Transbogor.co-Wali Kota Bogor Bima Arya memimpin briefing staff yang dihadiri para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Lurah se-Kota Bogor di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor. Tampak mendampingi Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim, Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat dan para asisten.

Sejumlah topik dibahas dalam rapat koordinasi mingguan itu. Mulai dari isu radikalisme, program prioritas, hingga rencana revitalisasi besar-besaran Gelanggang Olahraga (GOR) Pajajaran Kota Bogor tanpa biaya APBD.

Bima Arya meminta jajarannya untuk mendukung program-program penataan yang telah direncanakan. “Kerja besar perlu dukungan besar. 2-3 tahun lagi wajah Bogor akan berubah. Perlu koordinasi rapi. Misalnya penataan Suryakencana dan sekitarnya, perencanaan harus betul-betul, partisipasi warga dilibatkan, dihitung penganggaran dan tahapan-tahapannya dijalankan dengan baik. Kalau tidak matang kalkulasikannya, akan kacau. Camat dan Lurah setiap hari harus turun terus di lapangan,” ungkap Bima Arya.

Sementara itu, Dedie Rachim mengatakan, terkait pelebaran Jembatan Otista untuk memecah kemacetan akibat bottleneck, perlu mempertimbangkan berbagai aspek. “Tahun depan kan sudah mulai akan dibangun. Saya berpesan Pembangunan Jembatan Otista harus mempetimbangkan rencana program realisasi trem juga, misalnya dari sisi ketahanan beban dan lain sebagainya,” ujar Dedie Rachim

Sekedar informasi, pembangunan Jembatan Otista akan mulai dilakukan 2020 mendatang dengan anggaran Rp 40 miliar bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. “DED-nya (Detail Engineering Design) dianggarkan di APBD perubahan akhir tahun 2019 ini. Sebelum pembangunan akan dilakukan studi kelayakan atau feasibility study (FS). Kajian menyeluruh dan mendalam ini penting terhadap aspek teknis, ekonomi, keuangan, lingkungan dan kelembagaan supaya sesuai dengan tujuan dan sasaran yang diharapkan,” kata Ade Sarip.