Klarifikasi Kenaikan Tarif Air Minum PDAM Tirta Pakuan

Oleh :
Klarifikasi Kenaikan Tarif Air Minum PDAM Tirta Pakuan

Trans Bogor - Terkait Pemberitaan di Trans Bogor, Edisi 255/Tahun III/11 -17 Desember 2104, pada  rubrik Bogor Raya, tertulis “Tarif Naik, Pelayanan PDAM Tirta Pakuan Jeblok”. H Hendra Setiawan, selaku Sekretaris PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, mengklarifikasi atas pemberitaan tersebut.

Ada kesalahpahaman mengenai pengertian kenaikan tarif dari pihak pelanggan. Menurutnya, tarif air minum sudah diberlakukan berdasarkan ketentuan Walikota Bogor. Besaran tarif tentunya akan berdampak kepada nilai rekening yang dibayar pelanggan setiap bulannya. Hal tersebut tentunya akan menyangkut pula volume yang dipakai, jumlah rupiah yang harus dibayar oleh pelanggan.

Sementara seseorang yang bernama Agus Warokah, warga Menteng Asri, Bogor, yang menyampaikan keluhan kenaikan tarif air minum melalui akun facebook dengan menggunakan nama akun Agus Leo, setelah dilakukan survei oleh petugas bagian pengawasan teknik PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, sudah diklarifikasi. Hasil di lapangan  kondisi rumah dan jalan miliknya yang dahulunya golongan R4 berubah menjadi golongan R6. Tapi PDAM Tirta Pakuan memberikan kebijakan menjadi R5. Dengan adanya perubahan golongan tersebut, dengan sendirinya tarifnya menjadi naik sesuai tingkat golongan.

Setiap golongan pelanggan dari R1 hingga R8, harga tarifnya berbeda-beda. Perubahan golongan tarif sifatnya bisa dinamis. Misalkan Rumah Tipe 45, karena direnovasi bisa berubah menjadi tipe 2 x 45. Kenaikan tarif air minum juga bisa disebabkan karena  rumah yang  ditingkat, maka akan berubah menjadi rumah tipe-90. Secara otomatis dan aturan yang ada akan berubah dari R5 menjadi R6. Ini terjadi karena perubahan struktur bangunannya meluas. “Menurut kami ini  bukan kenaikan tarif, tetapi perubahan golongan tarif,’ jelas Hendra.

Mengenai perubahan tarif Agus Warokah, pihaknya sudah mendapatkan pengesahan dari yang bersangkutan dan ia telah menandatangani. “Itu artinya yang bersangkutan sudah mengetahui adanya perubahan golongan pelanggan dari R4 menjadi R5, bukan kenaikan tarif. Kami terbuka menerima berbagai keluhan pelanggan,” paparnya.

 

 

Penulis : Dimas Fery

Editor : Yudi