Garansi Kenikmatan Seafood ala Chines

Oleh :
Garansi Kenikmatan Seafood ala Chines

RM Telaga Seafood: "Kualitas dari seafood kami jamin dan bergaransi, jika kurang fresh atau kurang bagus bisa ditukar atau diganti."


Transbogor.co - Inilah jadinya ketika seafood bersentuhan dengan masakan Chines, kenikmatan rasa dalam suatu masakan yang tersaji akan membuat anda ketagihan. Situasi nyaman saat makan dipinggir danau yang teduh menambah anda semakin mantap untuk bersantai lama di meja makan. Seperti itulah kenikmatan yang ditawarkan Rumah Makan Telaga Seafood Cibubur yang berlokasi di Jl. Akses Baru Buperta No. 3, tidak jauh dari pintu keluar Tol Cibubur dari arah Jakarta.

Rumah makan yang dikelola oleh Ricky Susanto ini, berdiri sejak Januari 2006 dan telah tersebar menjadi 4 cabang saat ini. Yang pertama di Modernland Tanggerang, kemudian di Cibubur, ketiga di BSD Serpong dan belakangan di Lippo Cikarang.

"Keunggulan rumah makan khusus seafood ini adalah; ikan, udang dan kepiting yang dimasak ala chines" kata Agung, Manager Oprational RM Telaga Seafood Cibubur, saat di wawancarai transbogor.co, kamis (05/03/2015).

Rumah makan khusus seafood ini cocok untuk acara kumpul keluarga, karena view-nya yang teduh tenang di pinggir Danau Jambore Cibubur. Kualitas seafood-nya pun terjamin, hingga anda tidak perlu lagi merasa ragu.

"Kualitas dari seafood kami jamin dan bergaransi, jika kurang fresh atau kurang bagus bisa ditukar atau digantikan " kata Agung.

Setiap bulan RM Telaga Seafood ini memiliki menu baru, seperti Puyuh Malon dan Gurame Pesmol. Malon merupakan singkatan dari Manuk Lando, persilangan dari puyuh lokal dengan puyuh Perancis. Ukuran dari puyuh malon lebih besar dari puyuh lokal, karakter dagingnya pun seperti burung dara yang empuk.

"Rumah makan kami spesialisnya menu seafood" ujar Agung bangga.

Dengan kapasitas tempat duduk tempat extra, jam operasional pukul 11.00 WIB s/d 21.30 WIB dan life music setiap malam, Telaga Seafood mampu menjamu pengunjung hingga hampir memenuhi kursi yang tersedia setiap akhir pekan.

"200 orang per hari dan lebih pada akhir minggu" tutup Agung.


 

Penulis: Adi

Editor: Dzulfiqar