Harga Pasir Naik, Pemerintah Diminta Bantu Permodalaan

Oleh :
Harga Pasir Naik, Pemerintah Diminta Bantu Permodalaan

Ompih: "Dari tahun 2014-2015 ada kenaikan harga setelah harga (Bahan Bakar Minyak) naik itu,"


Transbogor.co - Pasir adalah salah satu komoditi bahan bangunan yang vital pada pembangunan property baik skala kecil maupun skala besar. Khusus di wilayah Bogor Timur yang saat ini menuju arah pembangunan, harga pasir terpantau mengalami kenaikan mengiringi kenaikan harga Bahan Bahan Minyak (BBM).

"Dari tahun 2014-2015 ada kenaikan harga setelah harga (BBM) naik itu, tapi setelah harga BBM turun itu nggak ada perubahan sama sekali, paling yang turun dari si sopirnya aja, menyesuaikan harga BBM turun," ujar Ompih Supriyadi, pengusaha pasir di Jl. Raya Cileungsi Taman Buah Mekarsari kepada Transbogor.co, Sabtu (07/03/2015).

Ompih menuturkan, harga yang belum stabil menyebabkan pemasaran kepada konsumen mengalami kendala sehingga dilakukanlah strategi mengurangi takaran kubik agar pasir bisa dijual dengan harga lama.

"Kalau saya jual pasir itu per Truk dengan sistem kubikasi, tapi saat harga BBM tidak stabil, jadi susah saat memasarkan. Paling yang jelas ya kubik nya kita kurangi. Sedangkan Harga per kubiknya Rp 200 ribu dan itu harga beli di tempat." tutur Ompih.

Ia mengungkapkan, peran pemerintah sangat dibutuhkan dalam hal membantu permodalan sehingga para pengusaha pasir dapat menembus pangsa pasar dalam skala besar dan kehidupan para penambang pasir bisa terbantu.

"Saya inginkan pemerintah bantu lewat lembaga - lembaga koperasi dan memberikan suntikan modal." tutupnya singkat.


 

Penulis: Irfan DS

Editor: Dzulfiqar