Warga Protes Minta Ijin Hotel Transit Dicabut

Oleh :
Warga Protes Minta Ijin Hotel Transit Dicabut

Transbogor.co- Keberadaan Hotel P'Arung transit yang berada di Desa Jabon Mekar, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor diprotes warga. Pasalnya, penginapan ini ditengarai sebagai sarang maksiat dan kerap digunakan sebagai tempat mabuk-mabukan.

“Warga disini (red.Jabon Mekar) sudah merasa resah. Sebab, hotel tersebut sebagai sarang maksiat, tempat mesum dan PSK. Juga, tempat mabuk,” ujar pria yang mengenalkan diri bernama Ahmad kepada Transbogor.co, Selasa (8/9/2015).              

Masih menurutnya, selain penyakit moral yang dikeluhkan warga, Hinder Ordonantie (HO) hotel tersebut juga disebut sudah kadaluarsa.

“Sejak beberapa waktu lalu, Hotel P'Arung  Transit ini juga sudah menjadi target Badan Narkotika Nasional ( BNN ). BNN berhasil menangkap sejumlah pengunjung yang berada di dalam room karaoke sedang mengisap narkotika jenis shabu-shabu,” imbuhnya.

Saat dikonfirmasi di tempat terpisah, Sekertaris Kecamatan Parung Iman Cecep menjelaskan, terkait izin lingkungan (HO) Hotel Transit yang sudah kadaluarsa kini masih terlihat beroperasi.

Sebelumnya, cerita Sekcam Parung, warga dan tokoh masyarakat serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempatg sudah melakukan penolakan perpanjangan izin lingkungan Hotel Transit. Alasannya, karena keberadaan hotel diduga jadi tempat maksiat.

"Pemerintah kecamatan akan tetap menolak terkait perpanjangan izin lingkungan atau HO dengan alasan bahwa  elemen masyarakat dan ulama kecamatan tidak setuju dengan keberdaan hotel transit berdiri di wilayah parung. Warga khawatir jika ijin diperpanjang akan berdampak negatif khusunya bagi masyarakat wilayah parung," bebernya (Nda)