RSUD Ciawi : Memar Akibat Benturan Keras, Satu Korban Belum Dioperasi

Oleh :
RSUD Ciawi : Memar Akibat Benturan Keras, Satu Korban Belum Dioperasi

Transbogor.co - Lima korban luka tabrakan beruntun bus di Jalur Puncak, persisnya di ruas Jalan Raya Gadog Minggu (06/12/2015) kemarin, saat ini masih mendapatkan perawatan intensif  tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi, Kabupaten Bogor. Dari total korban luka sebanyak 17 orang dan 3 lainnya dinyatakan tewas, empat korban diantaranya tengah menjalani operasi.

Selain lima korban luka, pasca kecelakan maut antara bus tni dengan pengendara sepeda motor di jalur puncak minggu kemarin, empat korban yang berasal dari rombongan mahasiswa dari Universitas Yarsi Jakarta, saat ini tengah menjalani operasi tim medis RSUD Ciawi, adalah  Pingkan,  Reni, Mariatul dan Candra.

Tindakan operasi dilakukan karena kondisi para korban mengalami luka serius seperti patah tulang kaki, punggung dan luka parah dibagian tubuh lainnya.

Satu korban lainnya, Doni, kini masih mendapatkan perawatan ekstra di ruang jasmine lantaran mengalami luka memar akibat benturan keras dibagian kepalanya.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Ciawi, Wiwik Widiastuti mengatakan pihaknya tengah berusaha sebisa mungkin memberikan perawatan intensif secara ekstra kepada para korban kecelakaan tersebut.

“Empat dioperasi yang mengalami patah tulang kaki, punggung dan luka berat. Sementara satu lagi, Doni, masih terbaring dan perlu penyembuhan dan perawatan super karena dia mengalami memar di kepala akibat benturan keras saat kejadian,” ujarnya. (ar/er)