Gondongan : Virus dan Bakteri Bisa Jadi Penyebab

Oleh :
Gondongan : Virus dan Bakteri Bisa Jadi Penyebab

Gondongan sering disebut-sebut sebagai penyakit kekurangan iodium dan sering dianggap remeh oleh masyarakat, padahal penyakit ini akan bertambah parah jika menyerang orang dewasa.

Gondongan dalam dunia kedokteran dikenal sebagai parotitis atau mumps yaitu adanya radang di kelenjar ludah yang salah satunya adalah parotis. Kondisi ini bisa disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri, maupun karena obat atau sumbatan di saluran kelenjarnya.

 Penyebab gondongan adalah virus Paramyxovirus. Pada musim kemarau virus lebih mudah berada di udara. Hal ini yang menyebabkan penyakit gondongan banyak terjadi di musim kemarau.

Penularan dari orang ke orang terjadi ketika daya tahan sedang menurun, atau pada saat cuaca sedang lembab sehingga kuman yang berada di udara bebas jumlahnya lebih banyak. Anak-anak lebih rentan tertular karena daya tahan tubuhnya cenderung lebih lemah.

Gejala penyakit ini tergantung penyebabnya. Jika disebabkan oleh virus Paramyxovirus maka gejalanya adalah demam yang cepat naik, bengkak di bagian atas leher atau pipi bagian bawah, sulit menelan dan muncul gejala seperti flu dan biasanya tidak berasa atau hanya sedikit sakit.

Sedangkan jika penyebabnya adalah bakteri seperti Staphylococcus maka gejala yang muncul adalah demam naik secara perlahan, muncul kemerahan di daerah yang bengkak dan timbul rasa sakit yang hebat.

Gondongan ditularkan melalui percikan air ludah pembawa virus. Karena cara infeksi yang demikian mudah, maka gondongan akan sangat mudah menyebar terutama di lingkungan yang padat. Masa inkubasi atau masa sejak masuknya kuman ke dalam tubuh sampai timbulnya gejala adalah 18 hari. Namun hal itu pun tidak merupakan angka pasti, karena bila daya tubuh korban bagus malah tidak akan timbul gejala sama sekali.

Pengobatan untuk gondongan dilakukan dengan pemberian antipiretik untuk meredakan demam dan juga multivitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Jika disebabkan oleh bakteri, maka bisa ditambahkan antibiotik sesuai petunjuk dokter.

Seperti yang dikutip pada Mens Health, infeksi yang terjadi akibat gondongan dapat menimbulkan komplikasi pada berbagai organ. Salah satu komplikasi yang paling sering menyerang laki-laki dewasa adalah peradangan pada testis (orchitis) yang diperkirakan terjadi pada sekitar 20 persen orang yang terinfeksi virus ini.

Efek samping yang paling parah dari komplikasi ini adalah kehilangan kesuburan secara permanen (kemandulan), meskipun hal ini jarang sekali terjadi. Laki-laki yang mengalami komplikasi ini biasanya mengalami kerusakan pada sel-sel yang menghasilkan sperma di testis. Hal inilah yang menyebabkan gondongan dapat mempengaruhi kesuburan, karena mengakibatkan penurunan produksi sperma

Pengobatan untuk gondongan dilakukan dengan pemberian antipiretik untuk meredakan demam dan juga multivitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Jika disebabkan oleh bakteri, maka bisa ditambahkan antibiotik sesuai petunjuk dokter.

Sedangkan untuk mencegah penularannya, orang yang sakit dianjurkan untuk pakai masker karena kumannya bisa menular melalui droplet atau bercak dahak saat batuk. Bagi yang masih sehat, dianjurkan untuk melakukan vaksin MMR (Mumps/Measles/Rubella). (nor/dtk)