Kader PPP Harus Melek Teknologi Informasi

  Â©Istimewa
MUSCAB PPP- Ketua DPC-PPP Kota Bogor demisioner, Andi Surya Wijaya (kiri), di sela Muscab PPP Kota Bogor dan Kab. Cianjur, di Hotel Seruni, Ds. Cibeureum, Kec. Cisarua, Kab. Bogor, Kamis (3/11/2016). Ia membocorkan kabar bahwa DPP-PPP telah mengeluarkan kebijakan agar semua kader melek teknologi informasi.

Transbogor.co- Arus kemajuan zaman dengan makin majunya teknologi informasi sulit dibendung. Tak terkecuali bagi para politisi atau partai politik (parpol).

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang selama ini dicap sebagai parpol “kaum tua” juga mulai menyadari tuntutan zaman ini. PPP yang 2 tahun belakangan ini diguncang konflik internal, juga mulai mengatur strategi dan terobosan agar kembali meraih simpati masyarakat.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kota Bogor demisioner, Andi Surya Wijaya, di sela Muscab PPP Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur, di Hotel Seruni, Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Kamis (3/11/2016), membocorkan kabar bahwa DPP-PPP telah mengeluarkan kebijakan agar semua kader melek teknologi informasi.

“Kader PPP harus tahu bagaimana caranya mengaplikasikan media sosial, facebook, twitter dan lain sebagainya. Semua pengurus PPP diberi handphone android gratis. Tapi, baru sampai tingkat DPC. Kedepan akan sampai ke PAC dan Ranting. Ini sebagai upaya membuka kran informasi,” ucap Andi yang akan segera beralih tugas menjadi pengurus di DPP.

Hal senada disampaikan Ketua DPW PPP Provinsi Jabar, Ade Munawaroh Yasin, saat meresmikan Muscab. “Strategi partai perlu diubah agar kembali dicintai masyarakat, merangkul semua kalangan, dengan tidak meninggalkan alim ulama dan orangtua. Sebagai partai Islam, PPP tetap harus berbasiskan ulama dan pondok pesantren,” tukasnya.

Demikian halnya dengan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto. Ia mengakui, bahwa dengan berkembangnya teknologi informasi, laporan dari warga 100 persen lebih dulu dibanding jajarannya, karena menggunakan aplikasi media baik melalui pesan singkat (SMS) atau aplikasi Whatsapps.

Selanjutnya, Bima yang juga sebagai politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini siap berkoalisi dengan parpol lain, termasuk PPP. “Kalau masih ada kesempatan untuk bersanding mengapa bertanding. Kami siap bersanding bersama PPP, bergerak bersama rakyat,” tambahnya.

 

Reporter: Sabastian

Editor     : Arief Pramana
 

.