Musim Hujan, Tindak Kejahatan di Cileungsi Meningkat, Kapolsek: Warga Harus Waspada

  
AKP Bramastyo Priaji

Transbogor.co- Hujan yang sering mengguyur wilayah Kabupaten Bogor akhir-akhir ini, tak hanya menimbulkan bencana alam seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung yang terjadi. Situasi tersebut ternyata dimanfaatkan pelaku tindak kejahatan.

Sejumlah aksi pencurian pun meningkat, dan mulai meresahkan warga. Seperti di Kampung Cibeureum, RT 01/RW 05, Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Kampung dengan banyak gang sempit dekat kawasan industri Cileungsi itu sebelumnya dikenal tidak rawan.

Namun berbeda sekarang, dari informasi yang diperoleh, sedikitnya dalam satu bulan ini sudah 10 motor digondol pencuri di saat warganya terlelap tidur. “Sekarang jadi was-was. Nggak bisa meleng sedikit. Kemarin, sehari, dua motor milik penghuni kontrakan hilang,” beber Rohimin (45) warga Kampung Cibeureum.

Dikatakan Ocim (34) warga setempat, yang bekerja sebagai petugas keamanan pabrik dekat pemukiman warga tersebut. Ia tak menyangkal cuaca buruk yang terjadi akhir-akhir ini berpengaruh dengan gangguan keamanan di wilayah pemukimannya.

Bahkan rumahnya juga sempat disatroni kawanan maling. “Beberapa minggu lalu, rumah saya dicongkel maling. Tapi alhamdulillah tidak sampai menimbulkan kerugian, karena di rumah saya pasang tralis,” terangnya kepada Transbogor.co, Rabu (9/11/2016).

Sambung Ocim, korbannya tidak hanya penghuni kontrakan, dan warga, target kawanan pencuri ini juga mengincar pendatang atau tamu. “Kami berharap pihak kepolisian dan pengurus RT (rukun tetangga) setempat segera melakukan upaya. Jangan seakan bersikap antipati. Agar tidak lagi ada korban,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Cileungsi, Ajun Komisari Polisi (AKP) Bramastyo Priaji, tidak menampik semakin tingginya peristiwa pencurian di rumah warga di sektor hukumnya dalam belakangan ini.

Mantan Kepala Satuan Lalu-Lintas (Kasatlantas) ini mengakui, memang kejahatan itu bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Apalagi, dengan kondisi curah hujan meningkat, akhir-akhir ini, memberi peluang bagi pelaku kejahatan untuk beraksi.

“Para pelaku memanfaatkan cuaca hujan ini. Biasanya masyarakat banyak yang tidurnya lelap sehingga kurang memperhatikan keamanan rumah mereka,” jelas Bram, sapaan Kapolsek, sambil meminta agar warga lebih mewaspadai aksi kejahatan.

 

Reporter: Azis

Editor      : Sabastian

.