Juara Piala Suratin 2016, Persib U-17 Wakili Jabar ke Tingkat Nasional

  ©Istimewa
JUARA- Tim Persib Bandung Usia 17 tahun menjadi Juara Piala Suratin U-17 Tingkat Jabar. Pada pertandingan final, skuad Yadi Mulyadi itu sukses mengalahkan Tajama FC 1-0 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (10/11/2016).

Transbogor.co- Target Persib Bandung untuk mempertahankan gelar Piala Sutarin tingkat Jawa Barat akhirnya terwujud. ‘Maung Ngora’ menjadi juara setelah membungkam Tajama FC 1-0, di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (10/11/2016) sore.

Gol semata wayang skuad Yadi Mulyadi dicetak Beckham Putra Nugraha (38), melalui titik putih. Dengan hasil tersebut, Persib u-17 akan mewakili Jawa Barat untuk turnamen di tingkat nasional, mulai 20 November 2016 mendatang.

Usai pertandingan, Manajer Persib, Yoyo S. Adiredja mengaku, sangat bangga dengan perjuangan pasukannya saat berhadapan melawan Tajama FC yang memiliki karakter pantang menyerah.

“Secara keseluruhan saya sangat puas. Persib akhirnya bisa mempertahankan gelar, sekaligus akan mewakili Jabar di tingkat nasional. Saya harap, grafik permainan bisa lebih ditingkatkan karena tantangan ke depan semakin berat. Tak lupa saya mengucapkan banyak terima kasih kepada bobotoh yang datang langsung ke stadion,” kata Yoyo S.Adiredja.

Hal senada dikatakan pelatih, Yadi Mulyadi. Menurut dia, kemenangan ini tak lepas dari buah kerja keras para pemainnya. “Kami semua puas karena target mempertahankan gelar terwujud. Kini, saya harus menyiapkan tim sebaik mungkin karena akan bertarung di tingkat nasional. Kemenangan ini diraih dengan tidak mudah, masih banyak yang harus diperbaiki,” ucap Yadi Mulyadi.

Pertandingan sendiri berlangsung sangat ketat. Kedua tim silih berganti melakukan serangan. Ratusan bobotoh yang berada di tribun utara akhirnya bersorak setelah Beckham Putra Nugraha berhasil merobek gawang lawan lewat tendangan penalti.

Wasit Asep Yandis menunjuk titik putih setelah bek Tajama FC melakukan pelanggaran terhadap Asep Dani. Maju sebagai eksekutor, adek kandung Gian Zola itu sukses mengecoh penjaga gawang, Bondan Eryo Kusuma. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki paruh kedua, tak ada perubahan berarti. Kedua tim silih berganti melakukan serangan. Namun, skor 1-0 tetap bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

“Kini, saya harus fokus sebelum tim berjuang di level nasional. Beberapa tim wajib diwaspadai seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta,” pungkasYadi Mulyadi.

 

Reporter: Sabastian

Editor      : Arief Pramana

.