Dampak Positif Setelah Porda Jabar, Setu Cikaret Magnet Pertumbuhan Perekonomian

  Ā©doc
VENUE- Setu Cikaret yang terletak, di Kel. Harapan Jaya, Kec. Cibinong ini akan menjadi venue perlombaan dayung perhelatan Kejurda dan Kejurnas dan Porda XIII Jabar 2018 mendatang.

Transbogor.co- Pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII Jawa Barat tahun 2018, di Kabupaten Bogor akan digelar dua tahun lagi. Hajatan olahraga tersebut akan punya dampak yang positif bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat Cibinong sebagai host utama dari event akbar empat tahunan tersebut.

Salah satunya terhadap Setu Cikaret. Setu yang berada di Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor akan jadi venue (tempat) utama untuk pertandingan cabang olahraga dayung Porda XIII/2018 mendatang.

“Dampak positif dari pelaksanaan Porda XIII/2018 di Kabupaten Bogor adalah, tertatanya Setu Cikaret yang akan jadi venue utama untuk cabor dayung,” ujar Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor, HM. Rusdi AS, Ahad (13/11/2016).

Rusdi menilai, pasca Porda XIII Jabar nanti, Setu Cikaret akan jadi satu kawasan yang indah, dan punya dampak ekonomis bagi masyarakat yang ada di lingkungan Setu Cikraret.

Namun demikian, lanjut Rusdi, penataan Setu Cikaret harus terus dilakukan secara berkelanjutan, minimal punya jarak yang ideal untuk menggelar pertandingan sekelas Porda.“Minimal penataan Setu Cikaret dari jarak panjang, dan lebar harus bisa memenuhi aspek, dan standar pertandingan event Porda Jabar yakni, 1.000 meter,” jelasnya.

Salah seorang pengurus teras Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Bogor, Solahudin mengatakan, Setu Cikaret sudah layak untuk menggelar event Porda XIII/2018. “Jarak minimal untuk pertandingan Porda Jabar sudah sangat tercapai, tingkat kedalaman juga sangat memenuhi persyaratan pertandingan,” kata Solahudin.

Tak hanya Porda, event Kejuaraan Daerah (Kejurda) maupun Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Setu Cikaret, Kel. Harapan Jaya, Kec. Cibinong pertengahan November ini disambut baik masyarakat sekitar. Sebab, event resmi tersebut tentunya akan menjadi tontonan menarik, apalagi kegiatan tersebut akan diikuti peserta dari luar daerah.

Seperti dikatakan Rahmat (43) warga sekitar, bahwa event Kejurda dan Kejurnas untuk lomba dayung, yang informasinya akan berlangsung di Setu Cikaret pastinya akan menjadi tontonan yang sangat menarik.

“Perlombaan dayung nanti bukan sekedar hiburan dan tontonan bagi masyarakat. Tapi, akan berdampak juga terhadap warga sekitar, khususnya yang berjualan, karena sudah pasti banyak penonton yang akan berdatangan dari luar-luar daerah Kabupaten Bogor untuk melihat secara langsung perlombaan dayung yang digelar PODSI Kabupaten Bogor,” ujar Rahmat.

Dijelaskan, Kejurda maupun Kejurnas dayung di Setu Cikaret Cibinong ini akan berdampak langsung kepada masyarakat sekitar. Karena, selain ada hiburan, mereka juga bisa berpenghasilan lebih dari biasanya, karena sudah pasti akan banyak pendatang dari luar Cibinong maupun Kabupaten Bogor, datang untuk menyaksikan perlombaan dayung itu ke Setu Cikaret.

“Tapi kalau menurut saya, bukan hanya penghasilan masyarakat saja yang bisa bertambah selama perlombaan berlangsug. Namun Kejurda dan Kejurnas Dayung itu bisa juga menjadi motivasi yang sangat besar bagi putra-putri Kabupaten Bogor untuk menjadi atlet dayung dari daerah lain,” tegasnya.

Sementara itu, Marno (47), salah satu pedagang es buah yang kerap mangkal di Setu Cikaret menambahkan, jika Kejurda maupun Kejurnas Dayung berlangsung di sini (Setu Cikaret), diharapkan bisa menambah penghasilan dari biasanya, sebab sudah pasti banyak penonton dari luar Cibinong yang akan datang.

“Saya berharap, di event resmi nanti dagangan saya bisa habis dari biasanya, dan tentunya bisa sedikit menambah penghasilan,” pungkas ayah beranak empat ini.

 

Reporter: Sabastian

Editor      : Arief Pramana

.