Pemerintah Kabupaten Bogor Masih Setengah Hati Bangun Sektor Wisata

  
SUPRIYADI JUPRI

Transbogor.co- Sejumlah daerah di Indonesia sangat fokus mempromosikan sektor wisata. Bahkan, anggaran untuk promosi wisata di beberapa daerah begitu jor-joran alias royal. Tidak hanya itu, pun beberapa daerah, telah berani membuat event besar sebagai stimulus untuk meningkatkan kunjungan wisata.

Lantas bagaimana dengan promosi wisata di Kabupaten Bogor, Direktur Utama PT. Sayaga Wisata, Supriyadi Jupri menegaskan dengan luas wilayah yang begitu besar dan banyaknya jumlah penduduk Bumi Tegar Beriman membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor belum berani memberikan dukungan anggaran untuk mempromosikan sektor wisata.

“Pemkab Bogor belum bisa menjadikan sektor wisata sebagai prioritas pembangunan, karena minimnya dukungan anggaran,” ujar Supriyadi kepada wartawan di Hotel Ever Green, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Rabu (23/11/2016).

Menurut dia, Pemkab Bogor bukan tak mau memajukan sektor pariwisata. “Tapi, ketika diusulkan ke pemerintah daerah, anggarannya rebutan dengan sektor lain. Jadi, kalau anggaran Badan Promosi Pariwisata hanya 2-3 ratus juta rupiah pasti belum bisa seperti daerah lain,” ungkapnya.

Itu sebab, Boy-- sapaan karib Dirut PT. Saya Wisata, Supriyadi Jupri-- sangat berharap, kedepan pariwisata menjadi sektor prioritas dengan dukungan anggaran yang memadai.

“Karena, promosi pariwisata itu tidak murah. Promosi itu seperti infrastruktur. Kami belum bisa berharap banyak promosi bisa gencar kalau anggarannya hanya Rp1 miliar. Nah, yang nggak murah, ini juga kalau diserahkan ke pihak swasta belum tentu mereka mau,” bebernya.

Terkait kerjasama promosi pariwisata antara Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Bogor dengan Persatuan Homestay Pahang-Malaysia, Boy menyatakan, sangat mendukungnya. Sebab, bisa menjadi sarana promosi bersama.

“Kami siap merancang paket wisata. Apalagi sekarang, orang Malaysia sedang banyak liburan. Mereka bosan ke Bangkok, sekarang lebih pilih ke Indonesia, di antaranya ke Bogor. Malaysia juga sama seperti Singapura, budget anggaran promosinya besar,” terangnya.

Sementara, Ketua Komunitas Penggerak Pariwisata (Kompepar) Kabupaten Bogor, Teguh alias Bowie mengakui, jika Pemkab Bogor belum berani seperti daerah lain untuk menggelontorkan anggaran yang besar untuk promosi wisata.

Hal ini, mengingat banyak sektor lain yang butuh dukungan anggaran lebih besar. Namun demikian, dia berharap, kedepan sektor pariwisata Kabupaten Bogor harus menjadi andalan, tentunya dengan dukungan penuh dari pemerintah itu sendiri.

“Kabupaten Bogor ini potensi wisatanya cukup besar dan bisa menjadi andalan Pemkab Bogor. Namun itu butuh keseriusan pemerintah dalam hal ini,” tandasnya.

 

Reporter: Sabastian

Editor      : Arief Pramana

.