Bupati Bogor: Pengabdian Anggota Korpri Bukan Buat Kepentingan Kelompok

  ©
PENGHARGAAN- Bupati Hj. Nurhayanti menyerahkan penghargaan kepada pegawai saat upacara peringatan HUT ke-45 Korpri, HKN ke-52 dan HGN ke-71 tingkat Kabupaten Bogor tahun 2016 di Lap Tegar Beriman, Kel. Tengah,Kec. Cibinong, Selasa (29/11/2016). [Diskominfo for Transbogor.co]

Transbogor.co- Bupati, Hj. Nurhayanti mengingatkan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, bahwa pengabdian anggota Korpri bukanlah kepada kepentingan kelompok maupun individu, melainkan pengabdian anggota Korpri hanyalah negara, bangsa dan rakyat.

Selanjutnya, tentang pemberantasan praktik korupsi dan pungutan liar (Pungli), peningkatan kualitas pelayanan publik, tentang memenangkan kompetisi global dengan pelayanan publik yang prima, maka sesungguhnya anggota Korpri berada di garis depan perjuangan.

“Agar Indonesia bisa menjadi bangsa pemenang dalam era kompetisi global, maka rakyat membutuhkan anggota Korpri yang displin, bertanggungjawab dan berorientasi kerja dan fokuskan energi pada pelayanan publik yaitu, memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat." ujarnya.

Pesan bupati itu disampaikan pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Korpri, Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-52 dan Hari Guru Nasional (HGN) ke-71 tingkat Kabupaten Bogor tahun 2016 di Lapangan Tegar Beriman, Kelurahan Tengah,Kecamatan Cibinong, Selasa (29/11/2016).

Terkait HKN ke-52, Nurhayanti menjabarkan, bahwa program prioritas pembangunan kesehatan pada periode 2015-2019 dilaksanakan melalui program indonesia sehat dengan pendekatan keluarga, pelaksanaan gerakan masyarakat hidup sehat harus dimulai dari keluarga, karena keluarga adalah bagian dari masyarakat terkecil yang membentuk kepribadian, dari proses pembelajaran hingga menuju kemandirian.

"Gerakan masyarakat hidup sehat diharapkan berdampak pada keehatan yang terjaga, terciptanya lingkungan yang bersih, sehingga jika dalam kondisi sehat, produktivitas masyarakat meninglat dan biaya yang dikeluarkan masyarakat untuk berobat akan berkurang,” ungkapnya.

Sementara, lanjut Nurhayanti, terkait HGN bahwa pemerintah telah bertekad meningkatkan kesejahteraan guru melalui pemberian tunjungan profesi, dan tunjangan khusus bagi guru yang sudah bersertifikat pendidik. “Saya berharap hal ini berimplikasi nyata bagi perbaikan kompetensi dan kinerja guru,” katanya.

 

Reporter: Sabastian

Editor      : Arief Pramana

.