Proyek Jembatan Sodong di Klapanunggal Molor, Pengerjaan Baru 60 Persen

  Ā©
MOLOR- Kondisi pengerjaan proyek Jembatan Sodong ruas Jl. Bojong-Ligarmukti, di Kp. Sodong, RT 06/RW 03, Ds. Lingarmukti, Kec. Klapanunggal, Kab. Bogor, Kamis (8/12/2016), selain masih terlihat pengecoran pengaman pagar jembatan, pengaspalan sisi pada jembatan juga belum dilakukan. [Anwar Mustopa | Transbogor.co]

Transbogor.co- Pengerjaan proyek peningkatan Jembatan Sodong pada ruas Jalan Bojong-Ligarmukti (Sta5+000), tepatnya di Kampung Sodong, RT 06/RW 03, Desa Lingarmukti, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, molor.

Proyek senilai Rp1.010.877.000.- yang dikerjakan oleh CV. Indra Wangi ini telah melampaui batas akhir pengerjaan yang tertuang dalam kontrak dengan nomor.630/C-15.5010/TING-JBT/SPMK/DBMP yang dimulai, pada tanggal 3 Agustus 2016.

Pengawas pekerja Uki mengatakan, keterlambatan pekerjaan tersebut diakibatkan para pekerja yang tidak sanggup menggali, lantaran kontur tanah dipenuhi batu karang. “Kami sudah tiga kali ganti pekerja,” kilahnya kepada Transbogor.co, Kamis (8/12/2016).

Selain itu, lanjut Uki, yang juga Ketua RT 06/03, pengerjaan peningkatan jembatan ini pun tidak dimulai pada tanggal 3 Agustus 2016, tetapi dimulai pada tanggal 18 Agustus 2016. “Pengerjaan ini baru berjalan 60 persen,” terangnya.

Sementara itu, Edi salah seorang pengunjung di pemandian Sodong mengungkapkan, dirinya sangat kecewa dengan pengerjaan peningkatan jembatan yang molor tersebut, karena sangat mengganggu para pengunjung. “Ini jelas mengganggu pengunjung, harusnya pekerjaan ini dikerjakan sesuai perjanjian,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, hal ini harus mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, karena dengan keterlambatan pengerjaan proyek tersebut masyarakat juga dirugikan, lantaran akses jalannya terganggu cukup lama. “Pengerjaan proyek ini menggunakan uang rakyat, harusnya Pemkab Bogor menegur kontraktornya, jangan didiamkan,” tutupnya.

 

Reporter: Anwar Mustopa

Editor     : Sabastian

.