Pengamanan Natal dan Tahun Baru, Polres Bogor Siapkan 21 Pospam

  Ā©
SEMATKAN- Kapolres Bogor AKBP Andi M. Dicky Pastika Gading melakukan penyematan pita tanda operasi kepada anggota DLLAJ saat gelar apel pasukan di Lapangan Tegar Beriman, Kel. Tengah, Kec. Cibinong, Kab. Bogor, Kamis (22/12/2016). [Sabastian|Transbogor.co]

Transbogor.co- Ribuan personel gabungan disiagakan untuk pengamanan Natal dan malam pergantian Tahun Baru 2017 di wilayah Kabupaten Bogor. Kesiapan itu ditandai digelarnya Apel Pasukan Operasi Lilin Lodaya 2016, di Lapangan Tegar Beriman, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kamis (22/12/2016).

Kepala Polres Bogor, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Andi M. Dicky Pastika Gading mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan 21 titik Pos Pengamanan yang di tempatkan di titik keramaian dan menuju objek wisata di Kabupaten Bogor.

“Ini langkah Polri dalam rangka mengamankan 2 hari besar di penghujung tahun ini, selalu ada potensi kericuhan dimanapun, dan polisi harus mencegah potensi tersebut terjadi,” jelan Kapolres.

Apel ini merupakan pengecekan akhir kesiapan Polres Bogor dalam melaksanakan perayaan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017, baik pada aspek personil, sarana prasarana, anggaran serta keterlibatan unsur terkait, seperti TNI, pemda, dan mitra Kamtibmas lainnya,” jelasnya.

“Operasi Lilil Lodaya 2016 ini akan berlangsung selama 10 hari, sejak tanggal 23 Desember hingga 1 Januari 2017. Ada sekitar 3 ribu personel gabungan dari Polres Bogor, TNI dan jajaran Pemkab Bogor,” ujar Andi.

Kendati demikian, lanjut Andi, pengamanan diperkirakan akan mencapai 10 ribu personel lantaran melibatkan ormas serta seluruh elemen masyarakat hingga tingkat desa.

Selain itu, Kapolres juga menyampaikan pedoman kepada para pasukan Polri di kesatuan wilayah untuk dipedomani, dan dilaksanakan dalam rangka menghadapi Natal dan Tahun Baru yaitu, tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan diri maupun satuan dalam melaksanakan tugas dan mampu merespon secara tepat ddan cepat setiap bentuk gangguan Kamtibmas

Siapkan serta pelihara kondisi fisik dan mental utnuk senantiasa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, persiapkan dengan baik seluruh peralatan sarana dan prasarana yang akan digunakan untuk mendukung kelancaran dan keberhasilan operasi, laksanakan tugas dengan penuh rasa ketulusan dan keiklasan, dan hindari sikap arogansi.

Penggelaran personil harus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, lakukan tindakan proaktif dan antisipatif dengan melibatkan semua fungsi kepolisian serta stakeholder terkait dalam menghadapi aksi teror, sabotase, dan kejahatan berkadar tinggi serta cegah sweeping yang dilakukan pihak yang tidak berwenang.

“Terakhir laksanakan penegakan hukum secara profesional dan proporsional, perkuat kerja sama yang sinergis dan harmonis dengan seluruh elemem masyakarat,” papar Kapolres Bogor.

Andi menambahkan, dinamika kehidupan nasional yang terjadi beberapa bulan terakhir, juga menunjukkan adanya potensi gangguan dalam bentuk kejadian intoleransi, baik internal maupun antar agama menjadi lebih kompleks, karena kejadian tersebut berlangsung ditengah suasana peningkatan suhu politik yang terjadi akibat dari pelaksanaan Pilkada Serentak 2017.

Itu sebab, Kapolres Bogor mengajak, agar seluruh elemen masyarakat juga turut membantu polisi dalam menjaga Kamtibmas. Perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan berlibur bagi sebagian kalangan, akan ada mobilisasi masyarakat dari satu tempat ke tempat lain.

“Hal tersebut menjadi tantangan tugas Polisi dan seluruh elemen terkait, khususnya dalam menjaga dan mengamankan momentum tersebut serta pelaksanaan ibadah natal dan perayan tahun baru 2017,” tukas Andi.

Usai melakukan apel gelar pasukan, Kapolres didampingi Dandim 0621, Letkol (Czi), Dwi Bima Nurrahmat serta Sekretaris Daerah, Adang Suptandar mengecek kesiapan personel dan kendaraan yang akan digunakan saat Operasi Lilin Lodaya 2016. Tidak terlihat, Bupati Bogor Hj. Nurhayanti dalam apel tersebut.

 

Reporter: Sabastian

Editor      : Arief Pramana

.