Gerindra Klaim Demokrat Tetap Bersama

   Pengendara sepeda motor melintas di depan spanduk dukungan Pilkada langsung di Cikini, Jakarta, Senin (22/9). Partai Demokrat menyatakan mendukung pelaksanaan Pilkada langsung dan menolak pilkada lewat DPRD. foto:antara

JAKARTA, TRANS BOGOR — Klaim Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani bahwa  Partai Demokrat akan bersama dengan Koalisi Merah Putih ketika pengambilan keputusan RUU Pilkada kini menjadi perdebatan. Partai Demokrat tidak bisa disebut mendukung pilkada langsung atau berada pada posisi yang berseberangan dengan Koalisi Merah Putih.

"Wacana yang disampaikan Demokrat tidak sama persis dengan pilkada langsung. Mereka memberi opsi baru. Maka dari itu, kita lihat saja perkembangannya bagaimana," ucap Muzani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (22/9/2014).

Muzani menyatakan, Koalisi Merah Putih sudah bulat pada pilihan agar pilkada dilakukan oleh DPRD. Pilihan itu, kata Muzani, juga didukung Partai Demokrat. Untuk menyolidkan dukungan, pimpinan Koalisi Merah Putih akan kembali bertemu menjelang pengambilan keputusan pada 25 September 2014.

"Kami sudah berpengalaman sebagai partai sendiri dan kami yakin semua tetap solid. Karena itu, minggu ini akan adakan pertemuan para petinggi Koalisi Merah Putih dan akan berbicara soal RUU Pilkada," kata anggota Komisi I DPR.

"Yang pasti, Koalisi Merah Putih solid, solid, solid!" tukas Muzani.

Partai Demokrat belakangan mengubah sikapnya dan memilih mendukung pilkada langsung dengan mengajukan 10 syarat untuk menutupi kelemahan dari mekansime pilkada itu.

Pemerintah sendiri menyiapkan dua draf RUU Pilkada, yakni draf pemilihan lewat DPRD dan draf tetap pemilihan langsung.

(AMS/KOM)

.