Hindarkan KDRT Dengan Suscatin

©

Transbogor.co-Untuk  mewujudkan  tujuan  perkawinan yang sejahtera lahir dan bathin yang, sakinah, mawaddah dan rahmah tersebut, tidaklah semudah membalikkan telapak tangan tanpa Itikad yang tulus dari  kedua pasangan  suami  dan  istri  di  dalam  membangun  mahligai  rumah  tangganya. Persoalan  dalam berumah tangga kerap kali  muncul  baik  dari  pihak  suami  maupun istri, dengan berbagai latar belakang masalahnya.

Menghindari hal itu, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cileungsi menyelenggarakan kursus calon pengantin (Suscatin) bagi para pasangan yang akan melangsungkan perkawinan. Hal ini dilakukan, kata Kepala KUA Kecamatan Ciluengsi Hidayat Taufik sebagai bentuk dan komitmen KUA membangun keluarga sakinah, mawadah warahmah.

“Karena Dalam UU No.1 tahun 1974 Pasal (1) disebutkan bahwa perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga bahagia yag kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa,” kata Taufik.

Lebih jauh dia mengatakan, Pembinaan Pra-nikah atau Suscatin sebagai salah satu upaya dalam mempersiapkan calon pengantin dalam membentuk rumah tangga yang bahagia.

“Tujuan Suscatin ini juga meningkatkan pemahaman dan pengetahuan  tentang kehidupan rumah tangga/keluarga  serta dapat  mengurangi  angka  perselisihan,  perceraian  dan  kekerasan dalam  rumah tangga (KDRT),”imbuhnya.

Mengenai materi, beber dia, materi   yang diberikan meliputi Peraturan Perundang-undangan   tentang perkawinan di Indonesia, tata  cara  dan prosedur perkawinan,   fiqh munakahat,   dan manajemen Perkawinan/ keluarga. “Secara waktu memang singkat, namun kita berharap Suscatin ini menjadi bagian dalam memperkokoh perkawinan mereka nantinya,” pungkasnya.

Editor : Adepati

.

Terkait