DLH Kembangkan Virus Pandai

©

Transbogor.co-Forum Komunitas Bersih dan Hijau (FKBH) Kota Bogor yang terbentuk awal Januari 2017,  akan disinergikan dengan program Laskar Pengendalian Pencemaran, Konservasi dan Perubahan Iklim (LPPKPI) di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor. Penggabungan itu dilakukan melalui Program Bersih dan Hijau Bogorku (Go Clean and Green Bogor City).

Menurut Dian Herdiawan, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan, Konservasi dan Perubahan Iklim pada DLH Kota Bogor, penggabungan itu dilakukan dengan cara mengimplementasikan program Reduce, Reuse, Recycle untuk go clean dan Replant untuk konservasi. "Sedangkan untuk go green melalui 'Virus Pandai' (Pilah sampah, Ambil sampah, Nabung sampah, Daur ulang sampah Agar Indah lingkungan) sambil menanam pohon dan membuat lubang biopori," tuturnya.

Program go clean mengimplemtasikan Program 3R yang memilah sampah di sumbernya sesuai dengan jenisnya. Juga memanfaatkan sampah sebagai sumber daya yang mempunyai nilai ekonomis dan lingkungan. "Ini juga melanjutkan program 3R bersih indah, dan sejuk atau sehat dan asri yang berbasis masyarakat,”  jelas Dian yang ditemui Jumat (27/1/2017). Program ini menjadi sarana pengurangan sampah di sumber (TPS 3R dan bank sampah) sebagai fungsi utama yang didukung 3E ( Ekologis, Edukasi dan Ekonomi).  

Program itu juga termasuk membuat dan memfungsikan lubang resapan biopori sebagai bagian dari pengelolaan sampah organik sisa dapur dan sapuan daun. Limbahnya dimanfaatkan sebagai kompos yang dapat dipanen setiap 2-3 bulan sekali untuk media tanam pohon dan menyuburkan tanah. "Dengan 4R yaitu Reduce, Reuse, Recycle, Replant kita wujudkan Bogorku Bersih dan Hijau serta Go Clean and Green Bogor City melalui 'Virus Pandai," pungkasnya.

Editor : Adipati

.