Ikuti Kotaku, Warga Kebon Manggis Dapat Kucuran Uang Rp 350 Juta

©

Transbogor.co-Warga pemukiman padat di 6 RW Kampung Kebon Manggis, Kelurahan Paledang, mendapat kucuran dana bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Melalui program kotaku tanpa kumuh (Kotaku) wilayah itu menerima kucuran dana sebesar Rp 350 juta. Dana  tersebut akan dialokasikan untuk peningkatan infrastruktur jalan lingkungan, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) dan sanitasi layak dengan membangun jamban keluarga utamanya bagi warga di bantaran Sungai Ciliwung.

Hal itu diungkapkan Sekertaris Lurah Paledang Delly Thamrin. Program Kotaku menurutnya, merupakan program yang dilaksanakan secara nasional berbasis penanganan kawasan kumuh. Program tersebut mengintegrasikan berbagai sumber daya dan sumber pendanaan, dari pemerintah pusat, provinsi, kota/kabupaten dan berbagai pihak lainnya.

"Dari 269 kota dan kabupaten di Indonesia, Alhamdulillah 6 RW di wilayah kami terpilih menjadi salah satu yang akan menerima program Kotaku,” katanya. Ia berharap dengan adanya perbaikan infrastruktur, RTLH dan sanitasi layak, pengentasan pemukiman kumuh di wilayah itu menjadi 0 persen. “Sebab 100 persen warga mempunyai akses sanitasi layak dan 100 persen mempunyai akses air minum," lanjut Delly. 

Sementara itu menurut Novan Adriansyah, Ketua Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kebun Raya Kelurahan Paledang, program ini  akan digulirkan pada tahun 2017 dan  meliputi wilayah RW 03, 04, 07, 09, 10 dan 13. Program ini diharapkan menjadi "platform" penanganan kawasan pemukiman kumuh di wilayah seluas 9 hektar. "Berdasarkan SK Walikota, di 6 RW tersebut terdapat 80 kepala keluarga dengan jumlah penduduk mencapai 1.200 jiwa. Secara umum mereka bekerja sebagai buruh dan berdagang," jelasnya.

Novan menambahkan, "Pembuatan jamban keluarga menjadi bagian dari program ini karena hampir sebagian warga masih membuang kotoran ke sungai. Dengan adanya jamban keluarga di masing-masing rumah nantinya tercipta pola hidup sehat di masyarakat," lanjutnya.

Disamping bantuan dari Kementerian PUPera, menurutnya Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Bogor juga akan menggulirkan beberapa program di wilayahnya. Diantaranya  program pengamanan bahaya kebakaran, pengelolaan persampahan dan pembangunan akses jalan lingkungan. "Hari ini ( Jumat, 27/1-Red) sudah memasuki tahap sosialisasi kepada warga, setelah ini dilanjutkan dengan pelaksanaan program Kotaku," tandasnya.

Editor : Adipati

 

.