Pemprov DKI Lanjutkan Program Rusunawa

  Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla (tengah) bersama Ketua Kehormatan Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Teguh Satria (kanan), Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi (kedua kanan), Sekretaris Tim Independen Reformasi Birokrasi Nasional Natalia Soebagjo (kedua kiri) dan Ketua Kehormatan REI Enggartiasto Lukita (kiri) mendengarkan pertanyaan peserta dalam diskusi bertajuk "Menghapus Ekonomi Biaya Tinggi dan Menjamin Kepastian Hukum" di Jakarta. Jusuf Kalla berjanji akan menghidupkan kembali program apartemen murah untuk rakyat atau rumah susun milik (rusunami) dan rumah susun sewa (rusunawa) untuk mengatasi masalah permukiman kumuh di perkotaan seluruh Indonesia terutama di Jakarta.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, akan terus melanjutkan pembangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) dan kampung deret di wilayah ibukota karena program tersebut dinilai dapat menertibkan bangunan kumuh dan menjadikan kawasan lebih bersih serta sehat.

"Kami akan memperbanyak pembangunan tersebut untuk menampung warga yang memiliki KTP DKI, khususnya bagi mereka yang tinggal di bantaran kali, rel kereta api, dan kolong tol," kata Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemprov DKI Jakarta, Jonathan Pasodung di Jakarta, Selasa.

Menurutnya, pembangunan rusunawa sangat tepat untuk mengatasai kekumuhan yang ada di Jakarta.

Selain itu, pembangunan kampung deret juga sangat membantu warga yang berada di wilayah kumuh untuk mengubah tempat tinggalnya jadi lebih sehat dan tertata rapi.

"Khusus untuk pembangunan kampung deret merupakan program subsidi dari pemprov kepada sekelompok pemilik bangunan kumuh dan padat hunian," katanya.

Ia menjelaskan, rumah mereka dibedah menjadi rumah yang lebih rapi dan sehat, berdiri berderet secara seragam setinggi dua lantai.

"Subsidi yang diberikan sebesar Rp 1,5 juta permeter persegi dengan luas bangunan 36 meter persegi," kata Jonathan.

Ia juga menambahkan, tahun lalu Pemprov DKI Jakarta telah membedah 4.000-an unit rumah untuk dijadikan kampung deret.

"Kami juga sudah membangun belasan blok rusunawa yang diperuntukkan bagi warga miskin dengan ongkos sewa murah," pungkasnya.

(ams/ant)

.