Soal Penambahan Kuota, Kemenag Kab Bogor Tunggu Kebijakan Pusat

©

Tranbogor.co-Kuota haji Indonesia tahun ini kembali normal. Setelah sejak tahun 2013 dipotong 20% sehingga hanya 168.800, mulai tahun ini kuota haji Indonesia menjadi 211.000. Lebih dari itu, Indonesia juga mendapat tambahan kuota sebesar 10 ribu.

Penambahan ini tentunya disambut baik oleh Kemenag Kabupaten Bogor. Menurut Kepala Seksi Penyelenggara dan Umrah Kemenag Kabupaten Bogor Syamsudin, hingga hari ini pihaknya masih menunggu arahan selanjutnya terkait bagaimana mekanisme penambahan kuota ini. “Yang jelas, untuk kuota normal kita sudah pasti kembali lagi, sekitar 3.432 orang,” kata Syamsudin.

Menurutnya, dengan adanya pengurangan kuota Jemaah haji kabupaten Bogor cukup terpotong banyak pada tahun 2016 lalu sekitar 2.800 orang. Untuk itu, dengan normalnya system pemberangkatan haji ini bisa membuat antrean Jemaah haji asal Kabupaten Bogor terpotong.

“Kab Bogor dengan jumlah penduduk 5,3 juta jiwa dan pendaftarnya pun cukup banyak karena memang jumlah penduduknya banyak. Semoga dengan aturan yang baru ini bisa mempercepat keberangkatan calhaj kita,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menegaskan bahwa tambahan kuota haji itu akan dibagikan secara proporsional, baik berdasarkan jumlah penduduk muslim maupun lama masa tunggu (waiting list). Hal ini disampaikan Menag saat menjadi narasumber pada Seminar Nasional yang digelar Fraksi Partai Golkar dengan tema 'Mewujudkan Penyelenggaraan Haji dan Umrah yang Efektif, Efisien, Aman, Nyaman, sesuai Syariat Islam', di gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (25/01).

Editor : adipati

.