322 Penyuluh Agama Harus Jadi Perekat Ummat

©

Transbogor.co-Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor menyelenggarakan rapat kerja penyuluh agama PNS dan non PNS di Wisma Ciawi, Selasa (07/2). Bukan hanya raker, dalam kegiatan tersebut juga dihadiri Bupati Bogor yang sekaligus menyeragkan SK  pengangkatan bagi 322 orang penyuluh agama Non PNS yang bakal bertugas di 40 kecamatan di Kabupaten Bogor.

Kepala Kantor Kemenag Kab Bogor Dadang Ramdani mengatakan, 322 orang penyuluh agama Non PNS ini merupakan hasil seleksi pada akhir 2016 lalu yang mendaftar dalam seleksi itu berjumlah 417 orang namun yang Lulus 322 orang.

“Jadi nanti mereka akan bertugas di KUA kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor, setiap kecamatan ada sekitar 8 sampai 10 orang,” kata Dadang.

Lebih jauh dia mengatakan, Penyuluhan agama saat ini menjadi program prioritas Kementerian Agama karena hari ini masyarakat dihadapkan pada banyak persoalan terutama mengenai hal-hal pendidikan agama dan keagamaan dan bukan hanya itu saja penyuluh harus berperan aktif dalam masalah-masalah itu.

“Ini menjadi program besar kita, karena hari ini kita memetakan KUA sebagai pusat informasi, komunikasi, koordinasi layanan keagamaan..KUA menjadi sentral bagaimana layanan agama dan pendidikan keagamaan dengan baik, maka dari itu tugas penyuluh agama cukup banyak mulai dari soal BTQ, wakaf, penyuluhan keluarga sakinah, narkoba, aliran menyimpang,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Bogor Nurhayanti mengatakan, upaya perekrutan penyuluh agama ini sangat penting sehingga ada komitmen bersama antara Pemkab Bogor dan Kemenag untuk pemberdayaan penyuluh agama di kab Bogor.

“Ini langkah kongkrit yang harus dibangun, ini sebuah kebutuhan dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama dan keagamaan di Kabupaten Bogor dan  Penyuluh agama harus jadi perekat persatuan ummat di Kab Bogor ini,” kata Nurhayanti.

Editor : adipati

.