Renovasi GOR Pajajaran Harus Keroyokan

©

Transbogor.co-Stadion Pajajaran merupakan homebase Persatuan Sepakbola Bogor (PSB). Saat ini kondisinya memprihatinkan karena kurang terawat. Keprihatinan itu tidak hanya muncul di masyarakat, tetapi juga muncul dari Eko Prabowo, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bogor. Oleh karena itu menurutnya Pemerintah Kota Bogor tidak tinggal diam. Sejak Dispora masih berstatus Kanpora, sudah diupayakan revilatisasi terhadap GOR Pajajaran

Menurut Eko, pada tahun 2014 dan 2015 Pemerintah Kota Bogor telah mengajukan proposal permohonan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun karena belum ada DED (Detail Engineering Design) dan Masterplan, rencana revitalisasi ditangguhkan Pemprov Jabar. “Untuk itu kami berupaya membuat DED dan Masterplan dan Alhamdulillah akhirnya Desember lalu keduanya selesai,” kata Eko usai mengikuti pertandingan persahabatan sepakbola dengan Tim Kecamatan Bogor Utara di Stadion Pajajaran, Rabu (8/20/2017).

Namun proses yang dijalani menurutnya tidak mudah.  DED dan Masterplan masih harus dilengkapi design proposal. Januari 2017 lalu, Dispora kembali mengajukan usulan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan  Kementerian Pemuda dan Olahraga. “Untuk merehab total kawasan GOR Pajajaran seluas 8 hektare dibutuhkan dana Rp 1,3 triliun, termasuk di dalamnya pembangunan stadion yang membutuhkan dana sekitar Rp 831 miliar. Jadi tidak akan cukup kalau menggunakan APBD Kota Bogor saja,” lanjutnya.

Eko menegaskan, pihaknya tetap berupaya mencari sumber pendanaan. ”Bahkan kami juga menjajaki peluang pada pihak ketiga yang bersedia membantu pembangunan stadion khususnya dan kawasan GOR Pajajaran umumnya, karena ini harus keroyokan dan tidak bisa kita sendiri dan harus setahap demi setahap” katanya.

Editor : adipati

.