Peringati Hari Air Sedunia, Pemkab Bogor Janji Perangi Limbah

©

Transbogor.co-Hari Air Sedunia merupakan hari peringatan yang ditujukan untuk menarik perhatian masyarakat sedunia akan pentingnya air bagi kehidupan sedunia akan pentingnya air bagi kehidupan Sera untuk melindungi sumber daya air secara berkelanjutan.

Kabupaten Bogor pun memperingati Hari Air Dunia ke XXV tahun 2017 bersama Drektorat Jenderal Sumberdaya Air, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia  yang dilaksanakan di situ Lido Kecamatan Cigombong pada Selasa (21/4).

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Bogor yang mengatakan pada sambutannya kesadaran untuk mengembangkan tindakan yang berdimensi cinta lingkungan sangat penting dan strategis terlebih Kabupaten Bogor sebagai salah satu daerah rawan bencana di Jawa Barat, Karen kondisi geografisny yang unik dan tingginya curah hujan yang apabila kurang terserap oleh bumi akan menyebabkan keadaan bencana baik banjir dan longsor, maupun kekeringan.

 

"Dengan meningkatnya intensitas penanaman pohon dan pembersihan lingkungan dari sampah, penyerapan air tentunya akan berlangsung lebih optimal, sehingga sumberdaya air akan terjaga kelestarian dalam jangan panjang,"ujarnya.

dirinya juga menambahkan masalah limbah sudah menjadi ancaman yang sangat serius dalam skala international, Indonesia bahkan telah divonis sebagai negara penyumbang plastik di laut terbesar kedua dan plastik merupakan Bahan yang terurai, membutuhkan waktu ratusan tahun untuk benar benar terurai dengan baik.

"Hari Air Dunia sebagai momentum untuk memerangi limbah dalam berbagai bentuk, sehingga kita mempunyai tekad untuk mulai berprilaku santun terhadap alam,"katanya.

Dalam peringatan Hari Air Sedunia pun dilakukan penanaman pohon yang melibatkan masyarakat dan mencapai tujuannya sebagai pusat rehabilitasi dan konservasi air tanah serta menjadi model pengelolaan lingkungan yang berdimensi pemberdayaan masyarakat dan menjadi sarana edukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan dan kebersihan lingkungan.

"Diharapkan tidak hanya terpusat kepada pelestarian sumberdaya air, akan tetapi juga dapat dikembangan menjadi pusat kegiatan konservasi berbasis masyarakat yang jangkauannya lebih luas dab dampaknya lebih signifikan."harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Lolly Martina Martief mengatakan pentingnya menjaga air agar terhindar dari percemaran dikarenakan bila sumber air tercemar, makan akan terjadi penurunan kualitas air dan kerusakan lingkungan. Pencemaran air salah satunya disebabkan oleh limbah, baik limbah rumah tangga maupun limbah industri.

"Pengelolaan air dan air limbah, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengambil peran mengurangi pencemaran air khususnya sungai melalui pemberdayaan masyarakat bantaran dalam pengelolaan kualitas air sungai,"jelasnya.

dirinya juga mengatakan pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air tidak akan berhasil mencapai kinerja yang efektif apabila tidak ada partisipasi akti dari masyarakat baik sebagai bagian dari sumber pencemaran maupun masyarakat serta pihak yang berhak atas kualitas air yang baik.

Editor : adipati

 

.