Usai Bentrok, Ojek Online dan Sopir Angkot Sepakat Damai

©

Transbogor.co-Wali Kota Bogor Bima Arya didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor Rakhmawati melakukan patroli dan pemantauan situasi terkini di lapangan pasca adanya kesepakatan damai antara sopir angkutan kota (angkot) dan ojek online. Bahkan Bima sempat mengatur lalu lintas di jalan Kapten Muslihat dan di Terminal Laladon didampingi Kapolsek Bogor Tengah Kompol Syaifudin Gayo. Kamis (23/03/17).

”Pagi ini kami melaksanakan pemantauan, terlihat situasi berjalan normal. Hanya beberapa trayek yang menuju terminal Laladon yang belum beroperasi normal karena masih ada kekhawatiran-kekhawatiran,” kata Bima di Terminal Laladon.

Namun berdasarkan hasil pantauan langsung kata Bima, kondisi kondusif dan tidak terjadi apa yang dikhawatirkan. Sementara itu, bagi angkot yang belum beroperasi secara normal pihaknya akan mendorong Organisasi Angkutan Darat (Organda) agar kembali beroperasi normal, khususnya angkot trayek 02, 03 untuk Kota Bogor dan trayek 32 untuk wilayah Kabupaten Bogor.

Ia juga memastikan selain mengedepankan pelayanan untuk masyarakat, juga dibantu adanya pengawasan dari pihak TNI, Kepolisian di lapangan dan hasil kesepakatan semua pihak agar saling menahan diri dan menjaga kondusifitas.

Sebagai langkah awal untuk mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali, Bima pun mengaku sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan semua pihak yang terlibat untuk membicarakan kesepakatan-kesepakatan informal terlebih dahulu menunggu peraturan dari Kementrian Perhubungan (Kemenhub) diberlakukan.

”Kesepakatan kurang lebih bagaimana teknis dilapangan, agar saling menjaga dan sama-sama enak, karena kalau kembali terjadi kejadian yang seperti kemarin tidak ada yang diuntungkan, semuanya dirugikan. Kita atur agar semua bisa kembali berjalan dengan baik dan normal lagi,” ungkapnya.

Editor : adipati

.