Batasi Transportasi Online, Dishub Rancang Perbub

©

Transbogor.co-Menghindari bentrok susulan dimasa yang akan datang antar moda transportasi online yang konvensional di wilayah Bogor. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor mulai pasang kuda-kuda dengan membuat Peraturan Bupati (Perbub).

“Menghindari konflik antar pengemudi online dan konvesional, kita mulai merancang aturannya, tentu aturan itu akan kita buat,” kata Kabid Angkutan Dudi Rukmayadi.

Menurut Dudi, dengan adanya kejadian beberapa waktu lalu, bentroknya sopir angkot dan pengemudi online maka kini, Dishub sedang merancang draf  Peraturan Bupati (Perbub) terkait ojek online bersama pihak terkait lainnya.

“Anturan itu nantinya akan dibentuk dan disinkronkan dengan beberapa wilayah tetangga seperti Kota Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Dan, draftnya saat ini sedang disusun dan harus selesai sebelum tanggal 1 April 2017,” tegasnya.

Dudi menambahkan, tak hanya itu, pihaknya juga akan memanggil owner ojek online untuk meminta data jumlah ojek online yang beroperasi di wilayah Bogor. Untuk pembuatan Perbup tersebut yang didasari oleh Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tetang Pemerintahan Daerah. Sehingga daerah memiliki kewenangan untuk membuat aturan di wilayahnya masing-masing.

“Dari keterangan owner online ada 15 ribu, tapi tidak dijelaskan jumlah itu Se Jabodetabek atau hanya di Bogor Raya saja. Makanya akan diundang lagi pemilik ojek online untuk menanyakan jumlah data yang pasti,” pungkasnya.

Editor : adipati

.