Zulkifli Hasan Ketua MPR RI 2014 - 2019

   Politisi Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan (kiri) berjabat tangan dengan Senator Oesman Sapta Odang usai menyampaikan vis misi sebagai calon ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang pemilihannya dilakukan secara voting di Gedung Paripurna I Kompleks Parlemen Jakarta, Selasa (7/10). foto: antara

Jakarta, Trans Bogor - Setelah melalui proses pemungutan suara yang ketat di Gedung Nusantara I Senayan, Jakarta Pusat dari Selasa-Rabu dini hari (7-8/10), Zulkifli Hasan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) akhirnya terpilih menjadi Ketua MPR periode 2014-2014.

Perolehan hasil penghitungan suara adalah paket A dengan komposisi Ketua MPR Oesman Sapta dan wakil ketua adalah Achmad Basarah, Imam Nahrawi, Patrice Rio Capella, dan Hasrul Azwar memperoleh 330 suara.

Untuk paket B dengan komposisi Ketua MPR Zulkifli Hasan dan wakil ketua adalah H. Mahyuddin, Evert Erenst Mangindaan, Hidayat Nur Wahid, dan Oesman Sapta memperoleh 347 suara.

Jumlah suara adalah 678 dari total seluruh anggota DPR dan DPD yang hadir dalam pemilihan ketua MPR. Jumlah suara yang sah adalah 687, sedangkan yang tidak sah tidak ada dan abstain satu suara.

Seperti yang diketahui bahwa paket A diusung oleh Fraksi PDIP, PKB, PPP, Nasdem dan Hanura, sedangkan paket B diusung oleh fraksi Golkar, Gerindra, Demokrat, PAN, dan PKS. 

Pemungutan suara dimulai sekitar pukul 23.00 WIB dan selesai pukul 02.30 WIB, sedangkan proses penghitungan suara dimulai sekitar pukul 03.30 WIB sampai pukul 04.20 WIB.

Gemuruh dukungan anggota MPR terhadap paket pimpinan KMP terus terdengar selama penghitungan suara. Puncaknya adalah ketika paket pimpinan KMP meraih suara di atas 330, yang membuat suasana sidang paripurna semakin ramai.

Setelah penghitungan suara usai, Zulkifli tampak mendatangi Osman Sapta dan Ketua DPP PDI Perjuangan, selaku partai pemimpin Koalisi Indonesia Hebat, Puan Maharani, untuk mengajak bersalaman.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon tampak begitu sumringah dan meninggalkan ruang sidang paripurna diiringi ucapan selamat dari politisi koleganya.

Politisi PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan saat meninggalkan ruang sidang mengatakan dukungan anggota DPD kurang solid untuk mendukung paket pimpinan Koalisi Indonesia Hebat dalam sidang paripurna.

"DPD kurang solid," ujarnya.

Pengucapan sumpah jabatan, dilakukan langsung pada Rabu dini hari.

(ams/ant/dtc)

.