Tingkatkan Perekonomian Pelaku UMKM Lewat Bogor Fair 2017

©

Transbogor.co-Dalam menyambut Hari Jadi Bogor (HJB) ke-535, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor menggelar pameran kerajinan (Bogor Fair 2017) yang diikuti berbagai daerah se-Indonesia, 17 - 21 Mei 2017 di Lapangan GOR Padjajaran, Kota Bogor yang bertujuan meningkatkan perekonomian terutama bagi para pelaku Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Bogor.

Kepala Disparbud Kota Bogor, Shahlan Rasyidi mengatakan, kegiatan Bogor Fair 2017 ini salah satu program untuk mempromosikan produk-produk UMKM kota Bogor dan juga untuk menarik wisatawan dalam negeri maupun dari mancanegara.

“Kami juga mengajak dari luar daerah Jawa Barat seperti Kalimantan Selatan, Bengkulu, Kalimantan Barat, Jepara, Riau, Demak. Untuk daerah di Jawa Barat ada dari Kabupaten Sukabumi. Harapan kami rekan-rekan yang ikut serta di luar daerah ini dapat mempromosikan produk-produk UMKM yang dihasilkan dari daerahnya masing-masing,” kata Shahlan, Rabu (17/05/2017).

Shahlan berharap, kedepan kerjasama dengan daerah lain ini dapat dilanjutkan. Sebab, setiap daerah harus memiliki terobosan kerjasama dalam mempromosikan produk-produk UMKM.

“Kota Bogor Alhamdulillah pernah ikut serta pameran di daerah lain, seperti di Yogyakarta, Solo Jambi, Bali dan Aceh. Harapan kami produk UMKM di Kota Bogor dapat dikenalkan hingga ke luar daerah,” ujarnya.

Dia menerangkan, tujuan utama Bogor Fair 2017 ini untuk meningkatkan perekonomian terutama bagi para pelaku usaha UMKM di Kota Bogor. Selain itu, dapat meningkatkan pendapatan masyarakat pada umumnya.

“Kota Bogor memang belum segencar Bali dan Lombok, tapi Kota Bogor di sektor pariwisata paling tidak penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) nomor 2 setelah sektor Pajak,” sebut Shahlan.

Dalam meningkatkan sektor pariwisata, masih kata Shahlan, saat ini pihaknya sedang menggarap Kampung Kreatif di Katulampa yang akan dikembangkan sebagai destinasi wisata baru di Kota Bogor.

“Kami sudah meminta dukungan kepada Wali Kota sebagai pimpinan daerah dan DPRD karena akan ada inovasi destinasi wisata melalui Kampung Kreatif. Pengembangan Kampung Kreatif ini harus dibarengi dengan infrastruktur, kami juga akan melibatkan berbagai stake holder untuk mewujudkannya,” pungkasnya.

Editor : Adipati

.