Panglima TNI : Ini Darurat, Bukan Keinginan Pihak

©istimewa
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo

Transbogor.co - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyatakan latar belakang kewenangan TNI disepakati masuk Revisi Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (RUU Terorisme) merupakan hal yang dianggap darurat dan mendesak bukan hal-hal lain demi kepentingan.

"Saya tidak menyebutkan keinginan tertentu, tetapi kita kan sekarang sedang darurat teroris. Kemudian teroris itu adalah kejahatan negara," kata Gatot seperti dilansir di detik.com.


Ia juga mengatakan, kejahatan negara itu juga diatasi secara efektif, termasuk terorisme. Soal perbandingan kewenangan TNI dengan Polri, yang selama ini memang bertindak memberantas terorisme, Gatot hanya menyatakan seharusnya semua elemen bisa bahu-membahu menangani terorisme.

"Saya tidak bicara itu (porsi kewenangan), tapi bagaimana polisi itu mengusung seluruh komponen bangsa tanpa terkecuali," bebernya. (dtk)
 

.