Sopir Tronton : Saya Udah Injak Rem, Tapi Blong

©net
ilustrasi

Transbogor.co – Peristiwa tabrakan beruntun yang terjadi Selasa (13/6/2017) kemarin yang melibatkan sepuluh mobil dihantam truk bertonase berat mengakibatkan dua orang luka berat. Diduga lantaran tronton bermuatan semen mengalami rem blong.

Sopir truk tronton, Kelana Jaya mengaku, sesaat sebelum kejadian ia sudah berusaha menginjak rem namun sudah blong. Bahkan ia juga sempat menarik tuas rem tangan namun kendaraan tetap melaju.

"Sudah tidak bisa berhenti, jadinya menabrak mobil L300. Saya tidak tahu kalau rem blong namanya juga musibah. Kendaraan setiap berangkat pasti diperiksa, soalnya perjalanan pasti jauh terus. Ini saja dari Sukabumi dari jam 9 pagi mau ke Yasmin," ungkapnya seperti dilansir di berita satu.

Tak hanya itu, di lokasi lain, beberapa jam sebelumnya, seorang bocah bernama Muhammad Revan Sadqi (4) tewas usai terlindas truk di Jalan Alternatif Cijeruk-Caringin, Kampung Warung Menteng, Desa Warung Menteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.

Kanit Laka Lantas Polres Bogor, Iptu Asep Saepudin mengatakan peristiwa bermula saat truk tangki air bernopol B 9366 TFU yang dikendarai Rustam Efendi (54) melaju dari Cijeruk menuju Caringin sekira pukul 11.30 WIB.

"Korban tiba-tiba menyeberang jalan dari arah rumahnya. Karena kondisi jalan yang menikung, sopir truk tidak melihat sehingga menabrak dan melindas korban," paparnya.

Korban yang tewas di lokasi kejadian dengan luka parah di bagian kepala terlindas ban kiri truk langsung dilarikan ke RSUD Ciawi. Sementara, sopir truk sudah diamankan ke Unit Laka Lantas untuk menjalani pemeriksaan. (bst)

 

.