Menhub : Bus Belum Berstiker Biru Jangan Dinaiki

©net
istimewa

Transbogor.co - Menhub, Budi Karya Sumadi menyebut Bogor merupakan salah satu wilayah padat kendaraan pada masa mudik Lebaran. Oleh karena itu, rencana matang dan persiapan sangat diperlukan guna mencegah dan menekan terjadinya kemacetan.

"Bogor ini adalah satu dari daerah-daerah yang padat dan dilalui pemudik. Saat musim liburan nanti juga akan ramai dengan mereka yang ingin berekreasi. Oleh karenanya saya tadi berdiskusi dengan Kapolres Bogor, dan beliau sudah disampaikan berkaitan dengan rencana-rencana yang akan dilakukan," ujar Budi di Polresta Bogor, baru-baru ini.

"Saya mengapresiasi inisiasi apa yang akan dilakukan. Artinya, dengan segala keterbatasan jalur jalan yang agak sempit, katakanlah langkah-langkah untuk membuat one way, satu jalur dengan waktu-waktu tertentu. Itu memang harus diberlakukan karena tidak ada pilihan lain, agar tidak macet," kata Budi.

Budi menyebut salah satu rencana mengurai macet dengan melarang truk untuk beroperasi di jalan. Larangan tersebut diberlakukan dengan pertimbangan adanya kemungkinan truk mogok yang akan mengakibatkan kemacetan parah.

"Kemungkinan Bogor sendiri sudah membuat langkah-langkah dan bagi truk-truk tertentu, truk pasir misalnya itu kita minta 7 hari sebelum dan 7 hari sesudah lebaran tidak beroperasi di jalan. Jangan ada truk yang melintas karena kalau ada satu yang melintas dan mogok selesai semuanya (macet)," sebutnya.

Terakhir, Budi kembali mengingatkan mengenai penggunaan armada bus. Ia mengimbau agar bus yang belum berstiker biru tak boleh dinaiki.

"Satu lagi adalah nanti waktu liburan, liburan nanti ada banyak pusat perbelanjaan. Kita minta kepada masyarakat, bus yang tanpa ramp check nggak boleh dinaiki. Itu harus konsisten kita laksanakan. Saya minta teman-temen di sini juga terus mengingatkan. Supaya semua berjalan lancar dan sesuai dengan yang kita harapkan," tutupnya.(dtk) 

.