Mendikbud Sering Dikomplain Soal Sekolah Rusak di Bogor

©net

Transbogor.co - Mendikbud, Muhadjir Effendy mengaku sering dikomplain soal banyaknya sekolah yang rusak di Kabupaten Bogor. Guna menangani problematika tersebut ia menerjunkan tim khusus.

”Saya sering dapat komplain soal sekolah (rusak) di bogor. Saya turunkan tim spesial dari Dikbud untuk menanganinya,” kata Muhadjir saat menghadiri peresmian SMKN 1 Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

”Ada sekolah yang jaraknya 3 kilo itu tidak dapat dilewati kendaraan. Jadi saat mau kirim material, tim kesulitan. Tapi akan dipotimalkan,” beber dia.

Ia juga menjelaskan prosedur dan kewenangan anggaran terkait masalah sarana dan prasarana pendidikan. ”Kemendikbud ini saat ini telah tidak miliki taji. Semuanya masalah pendidikan sebenarnya yaitu punya daerah, dananya juga telah kita oper ke daerah, 65 % biaya dari Rp 416 triliun itu di turunkan ke daerah, Kemendikbud itu kebagian 9 % saja, Rp 36 triliun,” tambah Muhadjir.

”Jadi kewenangan kemedikbud itu sudah jauh, karena tanggung jawab anggaran mayoritas ada di pemerintah daerah terkecuali mengatur yang sifatnya umum, yang general serta berlaku untuk semuanya. Yang sifatnya teknis, operasional itu jadi tanggung jawab pemerintah provinsi, kabupaten serta kota,” tukas dia. (nas)

.