Tips Merawat Cupang, Gampang-gampang Susah

  ©

Transbogor.co - Ikan Cupang, atau Betta Splendens (Betta Sp.) merupakan spesies ikan yang hidup di perairan tropis tepatnya di Negara-negara Asia Tenggara. Tak Aneh jika Thailand dan Vietnam jadi pengekspor dan pemilik kualitas indukan yang sangat baik. Dibawah dua negara tersebut, Indonesia lah yang memegang kendali pasar,pasalnya cupang jenis Medan kini jadi unggulan diranah aduan. fisiknya yang kuat dan sisik tebal serta giginya yang kuat jadi poin utama memilih jenis ini. Selain untuk beradu jotos, Ikan yang berhabitat di rawa-rawa ini dikonteskan keindahan siripnya, seperti jenis Halfmoon, Crowntail (serit) dan berbagai macam jenis hias lainnya. 

Betta fish ini sudah banyak dibudidayakan di Indonesia, bahkan kota asalnya di Medan dan Bagansiapiapi menjadi tokoh utama perkembangan kualitas cupang. Kini di era modern, kota-kota besar seperti Jabodetabek. Bahkan di Parung, Kabupaten Bogor menjadi surga bagi pecinta ikan jenis ini. Sebagaimana diketahui, pemerintah setempat menjadikan Parung sebagai Depo Ikan Hias.

Dan untuk anda pecinta ikan Cupang, Kami sudah merangkum cara perawatannya, selain itu yang menentukan adalah faktor air. Kesadahan dan keasaaman air menjadi poin penentu keberlangsungan hidup cupang. 
 
Sekali ikan cupang ditempatkan dalam wadah, Anda hanya perlu memberi makan dan mengganti airnya secara teratur.

Simak ulasan berikut ini:

1. Siapkan wadah sebelum Anda membeli ikan cupang. Ambil ember kosong dan isi dengan air bersih. Diamkan beberapa saat hingga air memiliki temperatur sama dengan suhu kamar.

2. Tambahkan batuan dan tanaman palsu ke dalam wadah. Tuangkan air dari ember ke dalam wadah.

3. Periksa suhu air dengan termometer. Suhu harus berada antara 22 hingga 27 derajat Celsius.
 
4. Periksa perbedaan suhu air antara wadah di rumah dengan wadah dari penjual ikan cupang. Pastikan suhu air dari kedua wadah tidak terpaut jauh.

5. Pindahkan cupang ke wadah dengan hati-hati. Proses pemindahan yang tidak mulus akan membuat cupang menjadi stres.

6. Beri makan ikan cupang dengan pelet atau makanan kering. Cupang juga bisa diberi makan pakan hidup seperti jentik nyamuk dan cacing.

7. Bersihkan wadah cupang setidaknya sekali seminggu. Siapkan dahulu tempat penampungan cupang saat Anda membersihkan wadahnya.

Pindahkan cupang ke wadah sementara menggunakan jaring ikan.

8. Cuci bagian dalam wadah secara menyeluruh dengan air hangat dan lap bersih dengan kain lembut. Cuci batuan dan tanaman palsu untuk menghilangkan kotoran dan lendir.

Tips : Untuk menghindari cupang dari berbagai jenis penyakit, sebaiknya anda menggunakan air rendaman daun ketapang kering. Karena dipercaya daun ini bisa menetralkan keasaman (ph) air. Selain itu juga gunakan air pengganti yang bersih yang sudah diendapan (didiamkan) selama minimal 2 hari. 

.