Gempa Bumi Guncang Lamongan dan Gresik

©net
ilustrasi

Transbogor.co - Gempa bermagnitudo 4,2 sempat dirasakan oleh masyarakat yang berada di Kabupaten Gresik dan Lamongan, Minggu (23/7/2017) malam, pada pukul 19.28 WIB.

Dari rilis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jogjakarta, yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik dan Lamongan. Gempa tersebut terjadi dengan pusat pada koordinat 6.82 derajat Lintang Selatan (LS) dan 112.48 derajat Bujur Timur (BT).

Tepatnya di laut pada jarak 35 kilometer Timur Laut Lamongan, Jawa Timur, pada kedalaman 5 kilometer.

“Belum ada laporan (mengenai kerusakan), dan kemungkinan besar tidak ada yang terdampak,” ujar kepala pelaksana BPBD Lamongan Suprapto saat dikonfirmasi, Minggu (23/7/2017) malam.

Hal itu dikarenakan, dari informasi yang didapatkan oleh pihaknya, tidak banyak warga di Lamongan yang merasakan getaran gempa tersebut.

Selain itu, gempa juga disinyalir berlangsung dengan singkat. Tidak hanya di Lamongan, namun berdasarkan rilis BMKG yang diterima oleh BPBD, getaran gempa juga melanda kawasan Kabupaten Gresik dan Tuban. Walau gempa yang terjadi kali ini, tidak berpotensi tsunami.

“Menurut laporan memang begitu. Tapi sejauh ini, belum ada informasi tentang adanya kerusakan atau korban yang kami terima,” ucap Kepala Pelaksana BPBD Gresik Abu Hasan, saat dikonfirmasi secara terpisah.

Dalam rilis BMKG juga disebutkan, gempa bumi tersebut merupakan gempa bumi dangkal, akibat aktivitas sasar lokal yang terdapat di wilayah Lamongan dan tidak berpotensi tsunami. Sehingga kepada warga, dihimbau agar tetap tenang.

Meski demikian, baik jajaran BPBD Gresik maupun Lamongan tetap bersiaga dan terus memantau kondisi, dengan menyiagakan para anggotanya secara bergantian di Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) masing-masing. (kmps)

.