Waduh! Asteroid 400 Meter Bakal Tabrak Bumi

©net

Transbogor.co - Asteroid Apophis besar berukuran 400 meter berada dalam daftar benda-benda dekat Bumi yang berbahaya (NEOs). Asteroid itu dianggap sebagai ancaman potensial bagi Bumi. Namun, perhitungan baru yang dilakukan oleh Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA menunjukkan bahwa kemungkinan Apophis berdampak pada Bumi lebih rendah dari perkiraan sebelumnya. Dilansir dari Phys.org, Selasa (15/8/2017), pada 2014, asteroid Apophis dijadwalkan terbang di Bumi pada 13 April 2029. Pengamatan awal batuan ruang angkasa ini mengindikasikan bahwa ia memiliki 1 dari 36 kemungkinan menghantam Bumi pada saat itu.

"Kita belum bisa mengecualikan kemungkinan bahwa hal itu dapat mempengaruhi planet kita, tapi kita dapat menghitung bahwa kemungkinan dampak Bumi hanya satu dalam 100.000 selama abad berikutnya, yang tentu saja sangat kecil," ungkap Paul Chodas, manajer dari JPL's Center for Near Earth Object Studies. 

Fakta bahwa orbit NEO yang kacau tidak berdampak pada Bumi saat ini, tetapi memiliki dampak di masa yang akan datang. Alberto Cellino dari Observatorium Turin di Italia mengatakan hal yang harus diperhatikan saat ini bagaimana cara untuk menghadapi masa depan jika dampak tersebut benar-benar terjadi pada Bumi. 

Itu sebabnya para astronom termasuk Chodas, menekankan pentingnya observasi rinci asteroid Apophis dan memantaunya secara konsisten. Observasi tersebut diharapkan dapat memastikan bahwa asteroid tersebut tidak menimbulkan bahaya bagi manusia.

“Apophis tentu saja merupakan asteroid berbahaya, karena itu asteroid ini dilacak secara ekstensif, sehingga kita mengetahui orbitnya secara akurat yang mengurangi tabrakan terhadap Bumi,” ungkap Chodas. 

Para astronom memperkirakan bahwa pada 13 April 2029, Apophis akan melewati Bumi pada jarak 18.300 mil. Saat ini terdapat 1.803 asteroid berpotensi bahaya (PHAs) yang terdeteksi sampai saat ini. PHAs adalah batuan ruang angkasa lebih besar sekira 100 meter yang bisa mendekati Bumi dari 4,65 juta mil. 

Namun, ilmuwan mengatakan tidak ada satupun dari PHAs yang diketahui berada pada jalur yang bertabrakan dengan Bumi. (okz)

.