Test Drive di Sentul, Motor Marc Marquez Versi Jalanan Dibanderol 7 Miliar

©net

Transbogor.co - Apa yang ada di dalam benak Anda ketika diberi kesempatan mengendari kuda besi yang sama dengan motor yang digunakan juara dunia Moto GP? Liar dan fantastis, tetapi aman. Mungkin tiga hal itu yang dapat diungkapkan ketika menunggangi sepeda motor yang digunakan pebalap Moto GP Marc Marquez.

Marquez menjadi juara dunia 2015 dan 2016 menggunakan motor Honda RC213V. Pikiran Rakyat diberikan kesempatan untuk mencicipi motor tersebut. Namun, versi jalan rayanya, yakni Honda RC213V-S.

Honda RC213V-S kini sudah dijual di Indonesia. Harganya sangat fantastis yakni mencapai Rp 7 miliar. Jika diibaratkan, dengan harga tersebut, seseorang sudah dapat membeli super car dan rumah mewah, atau satu keluarga untuk naik haji dengan ONH Plus. Itu pun masih ada sisa uang yang dikembalikan.


Bertempat di Sirkut International Sentul, Bogor, baru-baru ini, PT Astra Honda Motor (AHM) mengajak jurnalis otomotif yang terpilih untuk mencoba ketangguhan RC213V-S. Sebelum menggunakan motor itu, dilakukan ujian terlebih dahulu dengan mengunakan Honda CB 650F di sirkuit sebanyak tiga putaran. Jika lulus, berhak mengendarai RC213V-S sebanyak putaran yang sama.

Racing suits telah digunakan termasuk racing gear seperti sepatu balap, helm, juga sarung tangan dan akhirnya duduk di atas jok. Untuk postur tubuh 175 sentimeter dan bobot 85 kilogram, terasa nyaman posisi ridingnya.

Saat duduk, suara mesin terdengar kasar. Hal itu wajar, karena mesin berkonfigurasi V dengan kapasitas 999cc itu tidak menggunakan rantai keteng atau timing chain. Kruk as hingga camshaft menggunakan gear berukuran 0,55 dan selanya tipis sekali. Jika menggunakan rantai keteng, pada putaran mesin tinggi akan putus.

Perbedaan dengan versi Moto GP, untuk gearbox di versi jalan raya konvensional. Sedangkan RC213V seamless.

Knalpot dari motor ini ada dua. Pertama di samping dan di bawah jok. Keduanya mengeluarkan suara lembut karena knalpot katalis dengan converter. Untuk versi jalanan, motor ini aman dan sesuai aturan yang berlaku. Ada dua buah spion, lampu depan dan belakang LED, tempat plat nomor polisi, klakson, speedometer, Honda smart key, self starter, dan standar samping.

Setelah melihat kondisi motor dan menyesuaikan posisi riding, saatnya membesut RC213V-S. Putaran bawah mesin sangat terasa dan tarikannya sangat cepat. Pada putaran pertama, Pikiran Rakyat mencoba berkenalan lebih dekat dengan motor yang dibanderol Rp 7 miliar itu.

Memasuki trek lurus di Sentul, motor dicoba untuk digeber untuk mencapai top speed. Sekalipun menggunakan speed limiter atau dibatasi kecepatannya, motor tersebut memiliki akselerasi yang luar biasa.

Untuk ukuran motor balap versi jalanan, RC213V-S terasa sangat ringan, dan lebih ringan dua kilogram dari CBR 250RR yang memiliki bobot 168 kilogram. Sedangkan versi Moto GP atau RC213V beratnya 158 kilogram.

Tikungan demi tikungan, juga dapat dilahap dengan nyaman dan handlingnya sangat sempurna. Tidak ada kendala berarti untuk melewati belokan di sirkuit yang memiliki total panjang 3,96 kilometer itu.


Honda RC213V-S memang didesain untuk motor versi jalanan. Secara spesifikasi mengusung mesin V4, 999cc, 4 stroke, 4 valve, 6 percepatan dengan liquid cooled. Mesin tersebut dapat menghasilkan tenaga 170tk.

Ban dari motor ini berukuran 17 inci, sedangkan yang digunakan Marquez dan Dani Pedrosa 16,5 inci. Lalu ban depan berukuran 120/70 dan belakang 190/55. Rem cakram menggunakan Brembo, sedagkan versi balap karbon. Kemudian shock up side down ohlins. (pr)

.