Wow! Ditemukan Fosil Dinosaurus Berusia 110 Juta Tahun

©net
ilustrasi

Transbogor.co - Para ilmuwan menemukan dinosaurus berusia 110 juta tahun di Kanada. Dinosaurus berukuran 5,5 meter itu disebut Borealopelta markmitchelli, yang merupakan spesies yang sebelumnya tak diketahui sekaligus menjadi sebuah studi baru. 

“Hal spesial dari dinosaurus ini adalah bahwa dia itu besar dan berlapis baja, tapi kita bisa melihat bahwa itu adalah mangsa. Ini adalah saksi dunia dengan predator yang sangat menakutkan. Jauh lebih menakutkan dari predator saat ini,” kata rekan penulis, Jakob Vinther, seorang ilmuwan senior di University of Bristol, Inggris.

Dinosaurus yang baru ditemukan itu adalah seekor vegetarian yang termasuk keluarga dinosaurus. Dilansir Science Nordic, Senin (11/9/2017), hewan itu sepenuhnya berlapis baja dengan tanduk di punggungnya, dan para ilmuwan memperkirakan bahwa ketika mereka hidup, bobotnya mencapai sekira 1.300 kilogram. Menurut pakar dinosaurus Stephen Brusatte, yang tidak terlibat dalam penelitian ini, markmitch Borealopelta memberikan kesempatan fantastis untuk mempelajari kehidupan dinosaurus. 

“Dinosaurus baru adalah salah satu kerangka paling spektakuler dan terawat dengan baik yang ditemukan dalam beberapa dekade terakhir. Hampir semua tulang berada di sana, bersamaan dengan beberapa jaringan lunak yang menutupi tulang-tulangnya saat dinosaurus masih hidup. Sangat jarang dinosaurus dipelihara dengan cara ini," kata Brusatte, yang mempelajari dinosaurus di University of Edinburgh, Inggris. 

Tulang dinosaurus baru-baru ini dipamerkan di Royal Tyrell Museum di Alberta, Kanada, di mana pelestarian luar biasa mereka mendapat banyak perhatian. Dalam studi baru, para ilmuwan menemukan pigmen yang diawetkan, di kulit dan baju besi dinosaurus. 

“Analisis kimia kami menunjukkan bahwa itu warna merah-coklat,” kata Vinther, yang merupakan salah satu pakar terkemuka dunia dalam mengidentifikasi pigmen warna pada fosil hewan. 

“Kita bisa melihat bahwa itu lebih ringan di bawah dari pada di atas. Ini disebut countershading (pewarnaan samar binatang dengan beberapa bagian biasanya dalam bayangan menjadi terang dan bagian lain yang biasanya diterangi menjadi gelap sehingga mengurangi bayangan dan kontur), dan ini adalah bentuk kamuflase yang kita lihat di banyak spesies hewan saat ini. Misalnya seekor rusa, tupai, atau seekor penguin. Mereka semua memiliki perut lebih ringan karena membuat pemangsa lebih sulit untuk melihat mereka," katanya. 

"Sudah sangat diketahui bahwa banyak hewan telah mengembangkan counter shading, karena ini adalah keuntungan evolusioner bagi mereka. Ketika hewan lebih sulit dilihat, ada kemungkinan lebih kecil bahwa mereka dimakan, dan dengan demikian gen tersebut dapat membawa gen mereka ke depan," kata Vinther. 

Countershading pada dinosaurus yang baru ditemukan adalah aspek yang paling mengejutkan, karena ini menunjukkan bahwa mereka adalah mangsa, kata Brusatte. “Ini tidak dipercaya karena dinosaurus ini memiliki bobot lebih berat dari satu ton dan kita tidak melihat hewan besar seperti itu dengan naungan counter di kerajaan hewan saat ini. Ini memberitahu kita bahwa dinosaurus karnivora yang makan dinosaurus baru ini, mungkin sangat ganas," katanya. 

Studi lain baru-baru ini menyimpulkan bahwa predator yang paling terkenal yakni Tyrannosaurus rex, mungkin adalah pelatih yang lamban dan paling cepat berlari sejauh 20 km per jam. Ilmuwan lain bahkan memperkirakan bahwa T. Rex hanya bisa berjalan 4,5 kilometer per jam, dan orang-orang dapat dengan mudah mengalahkan predator besar tersebut. 

"Meskipun Tyrannosaurus rex dikenal sangat berbahaya, sebenarnya ada banyak perdebatan di kalangan ilmuwan tentang betapa menyeramkannya mereka sebenarnya. Beberapa orang berpikir bahwa mereka sangat lamban sehingga mereka mungkin hanya binatang pemakan bangkai," kata Vinther.

"Kami menemukan poin ke arah lain, karena dinosaurus kita disamarkan, jadi kita memiliki beberapa bukti paling konkret bahwa kemungkinan besar ada predator yang dilengkapi untuk melawan herbivora lapis baja yang begitu besar," ujarnya. (okz)

.