Depresi, Kakek 75 Tahun Tewas Setelah 'Nyemplung' Sumur

©net
ilustrasi

Transbogor.co - Diduga mengalami depresi, kakek berusia 75 tahun nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menceburkan diri kedalam sumur. Jasadnya pertama kali ditemukan oleh anaknya di rumahnya, Kampung Lolika, Kelurahan Semplak, Kecamatan Bogor Barat.

Korban bernama Suhari, 75 tahun itu sebelumnya dicari anaknya lantaran tiba-tiba menghilang. Sang anak langsung curiga apalagi sudah dua kali korban diketahui sempat mencoba mengakhiri hidup dengan menceburkan diri ke Sungai Cisadane.

Setelah dicari ke mana-mana, akhirnya korban ditemukan dalam keadaan mengambang tak bernyawa di dalam sumur sekitar pukul 11.30 WIB.

"Istri dan anak korban langsung teriak minta tolong," ujar Kristian Permana, anggota BPBD Kota Bogor, Senin (11/9/2017).

Jasad Suhari akhirnnya berhasil dievakuasi sekitar pukul 13.30 WIB oleh petugas BPBD, Damkar, dan tim relawan. "Kami sempat kesulitan evakuasi karena kondisinya sempit dengan kedalaman sumur 16 meter," kata Kristian.

Usai dievakuasi, korban langsung dimakamkan pihak keluarga dekat rumahnya.

Pemicu pria uzur itu nekat mengakhiri hidup diduga gara-gara depresi. Berdasarkan keterangan saksi, Suhari selama ini sering mengeluhkan penyakit yang dideritanya.

"Korban menceburkan diri ke dalam sumur karena depresi," ujar Kristian. (lip6)

.