PDAM Tirta Pakuan Janji Air Normal Mulai Besok

©net

Transbogor.co - Sudah beberapa hari belakangan ini, warga di sejumlah lokasi di Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, kesulitan mendapatkan pasokan air.

Kondisi itu disebabkan karena jaringan pipa air milik PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor di Jalan Bustomi, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, mengalami gangguan teknis di titik koneksi dan relokasi pipa di area pembangunan Tol Bocimi.

Wawah, salah satu warga Kecamatan Bogor Timur mengatakan, aliran air ke rumahnya berhenti sejak Selasa (19/9/2017). Menurutnya, untuk mendapatkan air bersih, warga harus meminta ke rumah tetangganya yang punya sumur.

"Mata airnya kecil, itu juga harus antre sama warga lain," kata Wawah, Jumat (22/9/2017).

Sebelumnya, kondisi serupa juga sempat terjadi di sejumlah wilayah di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Pekan lalu, warga yang bermukim di lokasi tersebut tidak mendapat pasokan air sejak Sabtu (16/9/2017).

Untuk memenuhi keperluan air, beberapa warga pelanggan PDAM memilih membeli air isi ulang dari penjual yang ada di sekitarnya. Hal ini dilakukan karena tangki air dari pihak PDAM Tirta Pakuan tidak sampai ke wilayah tersebut.

Menanggapi kondisi itu, Direktur Teknik PDAM Tirta Pakuan Ade Syaban Maulana menjelaskan, perbaikan di lokasi gangguan jaringan pipa sudah selesai diperbaiki.

Ade memastikan, dalam dua hari ke depan, pasokan air ke daerah yang terdampak (zona 1) akan kembali normal.

"Untuk kesempurnaan pasokan dan menunggu keseimbangan air, diperkirakan Minggu lusa akan normal. Nah, sekarang kondisinya bukan tidak ada aliran air ke rumah warga, tetapi menunggu sempurnanya pasokan air saja,” ujar Ade, dalam keterangan resmi, Jumat.

Ade menambahkan, untuk perumahan di kawasan Katulampa dan sekitarnya, sejak Jumat pagi sudah mulai mendapat pasokan air. Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas terjadinya gangguan pelayanan ini.

“Perlu diketahui, gangguan ini di luar kehendak kita. Tapi PDAM berupaya maksimal agar pasokan air ke pelanggan bisa normal secapat-cepatnya,” tuturnya.

Selama menunggu pasokan kembali normal, air tetap akan mengalir ke rumah pelanggan meski masih dalam volume kecil.

"Yang jelas, kalau air mengalir langsung saja tampung sampai kondisi normal. Dan diharapkan sebelum hari Minggu semuanya sudah lancar kembali," pungkas dia. (kps)

.