Meski Naik Podium, Pedrosa Kesal ke Rossi

©net
ilustrasi

Transbogor.co - Pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, mengungkapkan kekesalan terhadap Valentino Rossi usai balapan MotoGP Aragon di Spanyol, Minggu (24/9). Pedrosa menganggap The Doctor melakukan manuver berbahaya.

Pedrosa finis posisi kedua di GP Aragon di belakang rekan setimnya di Repsol Honda, Marc Marquez. Podium ketiga berhasil direbut pebalap Ducati Jorge Lorenzo.

“Saya sangat senang dengan balapan ini. Kami sempat tidak yakin dengan pilihan ban. Saya menggunakan ban medium dan harus hati-hati di awal balapan,” ucap Pedrosa kepada Sky Sports.

Pedrosa mengaku menghabiskan banyak waktu untuk bisa menyalip Maverick Vinales di awal balapan. Setelah sukses melewati Vinales, perlahan tapi pasti Pedrosa naik ke posisi dua setelah menyalip Andrea Dovizioso, Rossi, dan Jorge Lorenzo.

“Saya terlalu lama di belakang Vinales dan kehilangan jarak. Kami mampu meningkatkan kecepatan, dan ketika saya berhasil melewatinya, saya bisa mengejar grup di depan. Marquez unggul dan memainkan jarak. Sayangnya saya kehilangan sedikit strategi, tapi tetap senang,” ujar Pedrosa.

Valentino Rossi gagal mempertahankan posisi kedua di GP Aragon.Valentino Rossi gagal mempertahankan posisi kedua di GP Aragon. (AFP PHOTO / JAVIER SORIANO) Di akhir wawancara, Pedrosa mengungkapkan kekesalan terhadap Rossi. Pebalap 31 tahun itu mengatakan Rossi melakukan manuver berbahaya ketika keduanya memperebutkan posisi ketiga saat balapan menyisakan tujuh lap.

“Rossi melakukan gerakan aneh terhadap saya, menutup ruang saya saat kecepatan 300 kilometer per jam. itu tidak bagus, tapi saya berhasil mengatasinya dan mampu bersaing meraih podium,” ucap Pedrosa.

Finis kedua membuat Pedrosa sukses menggeser posisi Rossi di peringkat empat klasemen sementara MotoGP 2017. Rossi kini di posisi lima dengan 168 poin, di bawah Pedrosa dengan 170 poin. (cnn)

.