Puluhan Ribu Pil Senilai 34 Juta Diamankan Polresta Bogor Kota

©net
ilustrasi

Transbogor.co - Sebelas ribu pil obat-obatan terlarang berhasil disita Satuan Reserse Narkoba Polresta Bogor Kota selama dua minggu terakhir di wilayah Bogor.

Belasan ribu obat keras berbagai macam merk tersebut disita polisi dari tujuh orang tersangka yang ditangkap di lokasi yang berbeda. Dari penangkapan tersebut tujuh orang diamankan oleh polisi. Yakni DZ (27), RS (26), MR (27), SR (20), FH (25), AS, dan RM (26).

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Ulung Sampurna menjelaskan ada tiga jenis obat keras yang disita pihaknya. Diantaranya adalah obat jenis pil hexymer, pil tramadol, dan pil trihexyphenidyl.

“Jadi, hal yang dijadikan barang bukti sebanyak 3.698 butir pil hexymer, 6.912 butir pim tramadol, dan 894 butir pil trihexyphenidyl,” katanya dalam konferensi pers di Mapolresta Bogor Kota Senin (25/9/2017).

Ulung menambahkan bahwa para pelaku mendapatkan pil tersebut bukan dari toko obat maupun warung kelontongan. Melainkan dari Jakarta dan diantar dengan kurir.

Tiap butir pil obat keras, kata ulung, dijual kembali oleh para pelaku seharga Rp 3 ribu per butir.

“Kalau ditaksir keseluruhan dari 11.504 butir itu totalnya 34.512 juta rupiah. Target pasarnya ke kalangan pelajar dan karyawan,” ungkapnya.

Saat ini, pihaknya telah melakukan penahanan terhadap ketujuh tersangka tersebut di Rumah Tahanan (Rutan) Polresta Kota Bogor.

“Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 196 UU Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, tersangka terancam pidana penjara paling lama 10 tahun. Dan denda paling banyak satu miliar rupiah,” pungkasnya. (pjs)

.