Dollar AS Juga Bikin Kurs Rupiah Naik, Walaupun Tipis

©net

Transbogor.co - Aksi profit taking terhadap dollar Amerika Serikat (AS) membuat kurs rupiah naik tipis di pasar spot, kurs rupiah naik tipis 0,07% ke level Rp 13.535 per dollar AS. Hal yang sama juga terjadi di kurs tengah rupiah Bank Indonesia (BI). Kurs rupiah rupiah versi BI naik tipis 0,04% menjadi Rp 13.529 per dollar AS. 

Analis Pasar Uang Bank Mandiri Reny Eka Putri mengatakan, penguatan the greenback yang sudah terjadi berhari-hari membuat pelaku pasar memilih melakukan aksi ambil untung. "Apalagi belum ada lagi data-data yang signifikan dari AS," kata dia, Selasa (24/10).

Tapi rupiah cuma bisa menguat tipis lantaran tidak ada sentimen yang cukup kuat dari dalam negeri. Meski begitu, pelaku pasar menilai fundamental dalam negeri masih positif. Inflasi masih rendah dan cadangan devisa terus naik. Bank Indonesia juga mempertahankan 7-day reverse repo rate sebesar 4,25%.

Reny memprediksi pergerakan rupiah hari ini akan terpengaruh data PMI sektor manufaktur di AS. Jika data tersebut naik tipis sesuai prediksi, maka ada peluang bagi nilai tukar rupiah melanjutkan penguatan dan bergerak pada kisaran Rp 13.485–Rp 13.540 per dollar AS.

Namun, Research & Analyst Valbury Asia Futures Lukman Leong menilai, karena sebelumnya rupiah cuma naik tipis, hari ini dollar AS berpotensi berbalik menguat. Apalagi, di akhir pekan nanti AS akan merilis pertumbuhan domestik bruto (PDB) kuartal tiga. Berdasarkan analisa Lukman, nilai tukar rupiah hari ini akan bergerak di rentang Rp 13.500–Rp 13.575 per dollar AS. (knt)

.