Dovizioso Harus Menang di Valencia Jika Ingin Juara

©net

Transbogor.co - Juara dunia MotoGP 2017 akan ditentukan pada balapan terakhir di Valencia, Spanyol, 12 November. Marc Marquez (Repsol Honda) dan Andrea Dovizioso (Ducati) menjadi aktor protagonis pada episode penutup drama perebutan gelar musim ini.

Marquez berstatus sebagai unggulan karena unggul 21 poin atas Dovizioso di klasemen sementara. Sang juara dunia bertahan cukup finis di posisi ke-11 untuk mengunci gelar.

Di sisi lain, Dovizioso butuh bantuan dewi fortuna. Pebalap asal Italia itu tak punya pilihan kecuali menang dan berharap Marquez mengakhiri balapan di luar 11 besar.

Menilik sejarah, Marquez dan Dovizioso sama-sama pernah menjadi kandidat juara dunia pada seri pamungkas di Valencia. Marquez merasakannya dua kali pada 2010 (125cc) dan 2013 (MotoGP), sedangkan Dovizioso sekali pada 2006 (250cc).

Hasilnya, Marquez belum pernah gagal. Si Bayi Alien selalu berhasil merebut gelar dari dua kesempatan.

Pada 2010, Marquez datang ke Valencia dengan keunggulan 17 poin atas rival terdekat, Nicolas Terol, dan hanya butuh finis kedelapan untuk mengamankan gelar. Marquez akhirnya meraih gelar pertama pada kejuaraan dunia balap motor grand prix setelah finis keempat.

Tiga tahun kemudian pada musim debut di MotoGP, Marquez kembali terlibat duel perebutan gelar pada seri terakhir di Valencia. Pesaingnya adalah Jorge Lorenzo.

Marquez unggul 13 poin dan butuh finis keempat untuk mengunci gelar. Balapan berakhir dramatis. Lorenzo jadi pemenang, tapi Marc Marquez berhasil finis ketiga untuk merebut gelar MotoGP pertamanya. (blc)

.