Di Bogor Penjual Rokok Dilarang Majang di Etalase

©net
ilustrasi

Transbogor.co - Sejak beberapa pekan ini, seluruh warung dan minimarket di Kota Bogor dilarang memajang rokok di etalase. Pelarangan ini dikeluarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengacu kepada Peraturan Daerah (Perda) No 12 Tahun 2019 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Para pedagang diizinkan menjual rokok, tapi dilarang untuk memajang barang jualannya di muka umum. Larangan tersebut spontan menuai protes dari pedagang ritel dan minimarket.

"Iya enggak boleh majang rokok, katanya KTR. Setahun saya KTR itu melarang orang merokok di tempat-tempat yang sudah ditentukan, seperti di masjid, sekolah, angkot dan perkantoran," kataseorang karyawan yang tak disebutkan namanya sebagaimana dirilis di tribun.

Untuk tetap bisa menjual rokok, pengelola minimarket memasang spanduk besar di etalase tempat memajang rokok.

Di spanduk plastik itu dibeli tulisan "Tersedia Rokok".

Protes soal larangan memajang rokok juga disampaikan sejumlah pedagang ritel. (trb)

.